BANGGAI KECE- Resmi mengantongi izin, Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk langsung membuka pendaftaran untuk Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Prodi Magister Pendidikan Agama Islam tahun akademik 2026/2027.
Izin tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2026 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Agama Islam untuk Program Magister pada Universitas Muhammadiyah Luwuk yang ditetapkan di Jakarta pada 22 Januari 2026.
“Alhamdulillah, izin sudah terbit dan saat ini kami mulai membuka pendaftaran untuk penerimaan Maba Magister Pendidikan Agama Islam,” ujar Dekan FAI Unismuh Luwuk, Dr. Jumahir S.Ag.,MM.,M.Pd.,C.LQ., kepada media ini, Rabu 11 Maret 2026.
Resmi mengantongi izin, Jumahir menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT, dan juga terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk mewujudkan Prodi Magister Pendidikan Agama Islam.
“Terima kasih kepada Pak Rektor dan semua civitas, sehingga Prodi Magister Pendidikan Agama Islam mendapatkan izin dari Menteri Agama. Ini berkah di bulan suci Ramadhan,” ucapnya.
Telah mengantongi izin, kini FAI Unismuh Luwuk bersiap untuk membuka PMB Prodi Magister Pendidikan Agama Islam. Untuk perdana, FAI membatasi kuota, maksimal tiga kelas.
“Dengan adanya Prodi Magister Pendidikan Agama Islam, membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin melanjutkan ke jenjang S2. Tidak perlu jauh-jauh keluar daerah, di Unismuh Luwuk juga ada Prodi Magister Pendidikan Agama Islam, ” kata Jumahir, yang juga ustadz kondang di Kabupaten Banggai itu.
Jadi tunggu apalagi, ayo gabung dan daftar di penerimaan mahasiswa baru Prodi Magister Pendidikan Agama Islam FAI Unismuh Luwuk.
Sekadar diketahui, selain Prodi Magister Pendidikan Agama Islam, FAI juga memiliki dua prodi sarjana strata satu unggulan yang banyak diminati para calon mahasiswa baru.
Dua prodi itu adalah Prodi Pendidikan Agama Islam dan Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Bagi anda yang bingung mau kuliah di mana, FAI Unismuh Luwuk bisa menjadi pilihan yang tepat. (*)






