Scroll untuk baca artikel
BeritaNasionalNewsUmum

Kadispar Banggai Harap Kehadiran AirAsia Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Luwuk

273
×

Kadispar Banggai Harap Kehadiran AirAsia Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Luwuk

Sebarkan artikel ini

BANGGAI KECE – Kehadiran maskapai penerbangan Indonesia AirAsia diharapkan mampu meningkatkan konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Banggai. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai, Ismed M. Wardhana, S.STP., M.Si., kepada media ini, Senin 9 Maret 2026.

Maskapai berbiaya hemat terbaik dunia versi Skytrax, Indonesia AirAsia, sebelumnya resmi mengoperasikan penerbangan perdana rute Surabaya–Makassar.

Pembukaan rute ini memperkuat konektivitas antara Pulau Jawa dan Sulawesi serta menghadirkan pilihan perjalanan yang lebih luas bagi masyarakat.

Melalui Makassar, penumpang kini memiliki kemudahan melanjutkan perjalanan ke sejumlah kota di Sulawesi seperti Luwuk, Palu, dan Kendari. Hal ini diharapkan membuat mobilitas antar daerah menjadi lebih efektif dan terintegrasi.

“Pembukaan rute Surabaya–Makassar ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memperluas konektivitas nasional, khususnya menuju kawasan Indonesia Timur. Makassar kami perkuat perannya sebagai virtual hub yang memudahkan masyarakat menjangkau berbagai kota seperti Luwuk, Palu, dan Kendari dalam satu rangkaian perjalanan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman, 7 Maret 2026 dalam siaran persnya.

BACA JUGA:  Direksi PHE Tinjau Rig PDSI#40.3 di Blora, Tekankan Budaya Keselamatan Kerja

Ia menambahkan bahwa konektivitas tersebut telah terintegrasi dengan jaringan AirAsia Group, sehingga penumpang dari Luwuk, Palu, dan Kendari dapat terhubung melalui Makassar untuk melanjutkan perjalanan internasional dengan layanan fly-thru menuju Kuala Lumpur.

Dengan skema tersebut, masyarakat dari berbagai kota di Sulawesi memiliki akses lebih luas ke destinasi internasional dalam satu rangkaian penerbangan. Integrasi jaringan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi sekaligus memperkuat pergerakan wisatawan nusantara.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang 2025, jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke berbagai wilayah di Pulau Sulawesi menunjukkan angka yang signifikan. Di Sulawesi Selatan tercatat lebih dari 42,5 juta perjalanan wisatawan, sementara di Sulawesi Tengah mencapai sekitar 11,6 juta perjalanan, dan Sulawesi Tenggara sekitar 13,3 juta perjalanan.

Angka tersebut mencerminkan tingginya mobilitas wisatawan nusantara ke wilayah Sulawesi serta menunjukkan potensi ekonomi dan pariwisata yang terus berkembang di kawasan ini. Karena itu, peningkatan konektivitas transportasi udara dinilai sangat penting.

Dengan hadirnya rute ini, diharapkan arus pergerakan masyarakat antar pulau menjadi lebih lancar dan terjangkau. Selain itu, pembukaan rute baru juga membuka peluang bagi pengembangan sektor pariwisata, perdagangan, serta investasi di berbagai daerah.

BACA JUGA:  Jelang Idulfitri 1447 H, Masjid Al Fattah BTN Bukit Mambual Salurkan Zakat Fitrah ke Warga

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai, Ismed M. Wardhana, menyambut positif kehadiran AirAsia yang membuka rute penerbangan dari Luwuk menuju Makassar dan terhubung dengan sejumlah kota lainnya.

Menurutnya, kehadiran AirAsia menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan kepada calon penumpang sekaligus mengembangkan sektor pariwisata di Banggai.

“Selama ini salah satu kendala yang dihadapi daerah adalah mahalnya harga tiket pesawat. Dengan hadirnya AirAsia, kami berharap harga tiket bisa lebih terjangkau sehingga wisatawan tidak lagi berpikir dua kali untuk datang ke Luwuk,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Banggai memiliki potensi wisata yang sangat lengkap, mulai dari gunung, hutan, hingga laut. Bahkan, menurutnya potensi wisata Luwuk tidak kalah dengan destinasi terkenal seperti Labuan Bajo maupun Raja Ampat.

Kabupaten Banggai memiliki savana yang luas, air terjun yang tersebar di berbagai wilayah, serta sekitar 168 destinasi wisata alam yang sebagian besar masih alami. Luwuk juga dikenal sebagai “Negeri Seribu Air Terjun”.

BACA JUGA:  PJU Polda Sulteng Cek Kesiapan Operasi Ketupat Tinombala 2026 di Banggai Kepulauan

Selain itu, konektivitas dengan wilayah Banggai Kepulauan dan Banggai Laut turut memperkaya pilihan destinasi wisata, termasuk Pulau Dua yang memiliki sekitar 32 spot wisata bahari.

“Kalau wisatawan datang ke sini, mereka tidak akan bosan karena banyak sekali pilihan destinasi. Dalam satu wilayah kita punya laut, pulau, savana, hingga air terjun yang jaraknya relatif dekat,” jelasnya.

Ia menambahkan, sejumlah pejabat kementerian yang pernah berkunjung ke Luwuk juga mengakui besarnya potensi wisata daerah ini.

Kadispar Banggai juga menyampaikan terima kasih kepada AirAsia atas dukungannya dalam meningkatkan konektivitas daerah. Ia berharap maskapai tersebut dapat memberikan layanan terbaik, ketepatan waktu penerbangan, serta harga tiket yang kompetitif.

“Dengan hadirnya AirAsia, kami berharap semakin banyak maskapai yang beroperasi di Luwuk sehingga harga tiket menjadi lebih terjangkau. Jika konektivitas semakin baik, tentu akan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (*)