BANGGAI KECE – Terkait adanya kejadian dugaan keracunan dalam program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Ambelang dan SD Tompudau, Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan, Ketua Satgas MBG Banggai Kepulauan yang juga menjabat Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Muh. Aris Susanto, SE., ME., berencana akan memanggil para vendor dan SPPG se-Bangkep untuk menggelar evaluasi kinerja masing-masing dapur MBG pada Kamis (5/3/2026).
Aris Susanto mengatakan, hari ini tim Satgas MBG Kabupaten sedang melakukan survei ke beberapa dapur MBG.
Monitoring dan Evaluasi (Monev) tim Satgas MBG Kabupaten juga langsung meninjau sejumlah sekolah penerima manfaat Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Totikum. Sekolah yang ditinjau di Kecamatan Totikum yakni SD Salangano, SMPN 2 Totikum, SMPN 3 Totikum, serta SMAN 1 Totikum, termasuk satu dapur SPPG di Desa Sambiut.
Monev dari tim MBG Kabupaten ini bertujuan memastikan penyaluran Makan Bergizi Gratis sesuai standar prosedur dan tepat sasaran kepada anak-anak sekolah.
Terkait kejadian hari ini, pihaknya telah meminta rumah sakit untuk memeriksa MBG yang dibagikan, baik susu maupun roti, guna memastikan apakah benar susu tersebut dalam kategori kedaluwarsa.
Tim Satgas MBG Kabupaten bersama pihak TNI/Polri juga telah melihat langsung anak-anak yang terdampak dugaan keracunan MBG serta memantau perkembangan kondisi mereka.
Ia menambahkan, fokus perhatian saat ini tertuju pada pembagian susu, karena terdapat beberapa dapur MBG, contohnya di Kecamatan Liang, yang membagikan susu merek Tango Kido dan Ultra dan tidak terdampak kejadian hari ini.
Bagi siswa SD, SMP, dan SMA/SMK yang tidak langsung mengonsumsi MBG dan membawanya pulang untuk berbuka puasa, para dewan guru telah menghubungi orang tua agar makanan tersebut tidak dikonsumsi terlebih dahulu.
Ketua Satgas MBG Banggai Kepulauan, Muh. Aris Susanto, berharap pertemuan bersama para vendor dan SPPG se-Bangkep nantinya dapat memberikan solusi guna meminimalisir terjadinya kesalahan, baik dari sisi makanan maupun faktor teknis lainnya. (Ram)






