BANGGAI KECE – Kejaksaan Negeri Banggai bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Banggai menggelar Pasar Murah, Selasa (3/3/2026).
Pasar murah yang berlangsung di eks Pasar Malam Luwuk itu dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai, Amirudin.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kejari Banggai, Akbar, SH., MH., beserta jajarannya yang telah menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan pasar murah kali ini.
Menurut Bupati, kegiatan pasar murah ini bertujuan menekan inflasi serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan di bulan suci Ramadan.
Sebagai bentuk kepedulian, ia menambah diskon atau subsidi harga untuk lima bahan pokok ditambah gas 3 Kg.

“Yang pertama beras 1 sak 5 Kg, yang tadinya Rp49 ribu saya subsidi lagi jadi Rp45 ribu. Kedua, gula pasir Rp9 ribu jadi Rp8 ribu, minyak goreng Rp10 ribu jadi Rp8 ribu, tepung terigu Rp5 ribu jadi Rp4 ribu, dan telur dari Rp45 ribu jadi Rp40 ribu,” ujar Bupati Amirudin yang disambut tepuk tangan warga.
Tak hanya itu, Bupati Banggai juga memberikan subsidi untuk gas 3 Kg yang semula Rp20 ribu menjadi Rp15 ribu.
Hadir di Tengah Masyarakat
Sementara itu, Kepala Kejari Banggai, Akbar SH., MH., mengatakan pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian kejaksaan di bulan suci Ramadan.
“Kejaksaan harus hadir di tengah masyarakat. Kami bekerja sama dengan Pemda Banggai, dan kami sebagai penginisiasi dalam pelaksanaan pasar murah,” ujarnya.
Menurut Akbar, pasar murah ini digelar untuk menekan inflasi dan mengendalikan stabilitas harga. “Jelang Idulfitri biasanya harga barang pokok meningkat. Terima kasih kepada Bupati yang sudah memfasilitasi pasar murah,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, serta para distributor yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
“Semoga pasar murah ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dengan harga terjangkau,” harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perdagangan Banggai, Natalia Patolemba, M.Si., menjelaskan bahwa pasar murah ini digelar untuk menekan inflasi sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.
“Barang subsidi berupa beras, minyak goreng, gula, terigu, dan telur itu disubsidi, pembeliannya pakai kupon,” jelasnya.
Selain itu, terdapat pula barang dari sejumlah distributor dengan harga terjangkau atau harga distributor. “Ada juga dari Dinas Ketahanan Pangan bawang, rica, tomat; dari Dinas Perikanan ikan; dan ada juga gas 3 Kg, nanti jam 11,” tandasnya.
Usai dibuka, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis kebutuhan pokok yang tersedia di pasar murah kepada warga. (*)






