BANGGAI KECE – Tiba di lokasi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mobilisasi Berkemajuan (KKN-MB) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk Angkatan XXXIX yang dipusatkan di Kecamatan Pagimana langsung tancap gas melaksanakan rangkaian kegiatan awal.
Setelah melakukan observasi selama kurang lebih tiga hari, mahasiswa di masing-masing posko yang tersebar di 17 desa dan 3 kelurahan se-Kecamatan Pagimana telah menuntaskan pelaksanaan seminar program kerja di tingkat desa/kelurahan.
“Sampai saat ini tersisa satu desa lagi (dari 20 desa/kelurahan), hari ini melakukan seminar program, yaitu Desa Sepa,” ujar Ketua LP3M Unismuh Luwuk, Risno Mina SH., MH., kepada media ini, Selasa, 3 Februari 2026.
Keterlambatan pelaksanaan seminar program di Desa Sepa disebabkan penyesuaian dengan agenda pemerintahan desa setempat.
Adapun program kerja yang diseminarkan meliputi bidang keilmuan, keagamaan, seni dan olahraga, serta bidang tematik dan nontematik.
Selain itu, terdapat pula program wajib universitas yang meliputi sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), silaturahmi warga Muhammadiyah, serta pelaksanaan Ramadhan Expo.
Setelah diseminarkan dan disetujui bersama pemerintah desa, seluruh program kerja mahasiswa KKN-MB mulai dilaksanakan.
LP3M Unismuh Luwuk juga menyarankan agar program bidang keilmuan diprioritaskan pada minggu pertama dan kedua Februari 2026.
“Hal ini bertujuan agar luaran KKN berupa artikel pengabdian dan video pengabdian dapat diselesaikan lebih awal sebelum masa pelaksanaan KKN-MB berakhir,” tandasnya. (*)





