BANGGAI KECE –Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mobilisasi Berkemajuan (KKN-MB) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk Angkatan XXXIX Tahun 2026 menerima materi tambahan pembekalan KKN dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perlindungan Pertanian (PPVTPP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia secara daring, Senin 26 Januari 2026.
Materi pembekalan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada mahasiswa KKN-MB yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat di Kecamatan Pagimana, khususnya terkait perlindungan varietas tanaman serta upaya perlindungan pertanian di tingkat desa.
Pembekalan ini diharapkan mampu menjadi bekal awal bagi mahasiswa dalam merancang dan melaksanakan program kerja yang relevan dengan kondisi pertanian setempat.
Materi disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perlindungan Pertanian, Dr. Ir. Leli Nuryati, M.Sc.

Ia menjelaskan pentingnya perlindungan varietas tanaman sebagai upaya menjaga keberlanjutan sumber daya pertanian sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian masyarakat.
Saat ditanya apakah materi tersebut akan menjadi salah satu program prioritas mahasiswa selama KKN, Ketua LP3M Unismuh Luwuk, Risno Mina, S.H., M.H., menegaskan bahwa implementasi program tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing desa lokasi KKN.
“Program kerja mahasiswa menyesuaikan dengan potensi dan permasalahan di desa masing-masing,” ujarnya.
Kegiatan pembekalan ini juga merupakan bentuk implementasi dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Muhammadiyah Luwuk dengan Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perlindungan Pertanian, yang telah ditandatangani di Universitas Muhammadiyah Surakarta pada tahun 2025.
Diketahui, sebanyak 256 mahasiswa KKN-MB akan disebar di 17 desa dan 3 kelurahan di Kecamatan Pagimana, serta tiga posko kampus.
Rencananya, pemberangkatan mahasiswa ke lokasi KKN, khususnya yang dipusatkan di Kecamatan Pagimana, akan dilaksanakan pada Selasa pagi, 27 Januari 2026. (*)





