BeritaNewsPendidikan

Wakil Rektor I Unismuh Luwuk  Resmi Lepas 256 Mahasiswa KKN-MB, Disebar di 17 Desa, 3 Kelurahan dan 3 Posko Kampus

426
×

Wakil Rektor I Unismuh Luwuk  Resmi Lepas 256 Mahasiswa KKN-MB, Disebar di 17 Desa, 3 Kelurahan dan 3 Posko Kampus

Sebarkan artikel ini

BANGGAI KECE- Setelah dua hari mengikuti pembekalan, 256 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Mobilisasi Berkemajuan (KKN-MB) Angkatan XXXIX resmi dilepas, Minggu sore 25 Januari 2026.

Pelepasan dan penutupan pembekalan KKN-MB yang berlangsung di pelataran kampus hijau ini dilakukan oleh Wakil Rektor (WR) I Unismuh Luwuk, Dr. Agung K Djibran.

Hadir dalam acara penutupan dan pelepasan peserta KKN-MB, Ketua LP3M Risno Mina SH., MH., para pimpinan atau yang mewakili fakultas, jajaran LP3M, panitia dan dosen pembimbing lapangan.

Menutup dan melepas ratusan peserta KKN-MB, Rektor yang diwakili WR I Unismuh Luwuk, Dr. Agung K Djibran menyampaikan bahwa, sudah cukup lama, Kecamatan Pagimana tidak disentuh mahasiswa kampus hijau dalam kegiatan KKN.

Olehnya, tahun 2026 ini, Unismuh Luwuk kembali untuk menempatkan ratusan peserta KKN-MB di Kecamatan Pagimana dengan sebaran 17 desa dan 13 kelurahan.

BACA JUGA:  Masya Allah, Sehari Terkumpul Donasi Rp77,6 Juta untuk Adik Khadafi, Korban Laka Maut di Batui

Melaksanakan KKN-MB selama sebulan lebih, Agung meminta kepada mahasiswa agar selalu ingat pesannya, yang telah disampaikan saat pembekalan.

Menurutnya, ada tiga hal yang harus dipegang mahasiswa selama berada di tengah masyarakat melaksanakan KKN. Pertama, menjaga perilaku, kedua peran dan fungsi sebagai mahasiswa.

“Bahwasanya kita datang (ber-KKN) di Pagimana untuk memberikan suatu pencerahan. Memberikan motivasi atau dorongan, sehingga program kerja benar-benar terwujud dan berdampak bagi masyarakat,” katanya.

Jika program KKN-MB semuanya terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif kata Agung, masyarakat akan rindu kepada mahasiswa ketika KKN itu selesai.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa, agar bisa berkolaborasi dan tidak menutup diri. Harus mampu berinteraksi dengan masyarakat, sehingga program dapat terlaksana dengan baik.

Sementara itu, Ketua LP3M Unismuh Luwuk, Risno Mina SH., MH., dalam laporannya, jumlah peserta di awal pembekalan sebanyak 234 peserta.

BACA JUGA:  Bertabur Doorprize, FEB Unismuh Luwuk Sukses Gelar FEB Fun Run 2026

Namun karena adanya kesalahan administrasi kata Risno, total peserta yang siap untuk turun KKN-MB mencapai 256 mahasiswa.

“Ini akan disebar di 17 desa, tiga kelurahan (Kecamatan Pagimana) dan 3 posko kampus,” ujarnya.

Ia berharap, pembekalan yang berlangsung dua hari, cukup bagi peserta KKN-MB. Jangan sampai lebih atau terlalu lebih. 

“Karena ke Pagimana (lokasi KKN) itu ada lipatan empat, bisa terbuang nanti. Jadi kami harap, materi yang disampaikan selama dua hari itu cukup untuk menjadi modal dalam melaksanakan KKN,” kata Risno, sambil berguyon.

Ia mengatakan, pelaksanaan KKN-MB ini akan dilaksanakan kurang lebih 40 hari, di mana separuh pelaksanaannya berada dalam suasana bulan suci Ramadhan.

“Insya Allah nanti kita akan sama-sama lebaran di lokasi KKN,” tuturnya.

BACA JUGA:  Geger, Wanita Lansia Ditemukan Tewas Terapung di Saluran Irigasi Simpang Raya

Dalam kesempatan itu, Risno Mina menyampaikan terima kasih kepada panitia yang telah berupaya menyukseskan kegiatan pembekalan ini. Namun penutupan pembekalan dan pelepasan bukanlah akhir dari tugas panitia.

“Tugas panitia akan berlangsung sampai mahasiswa diterima kembali di kampus. Namun kami dari LP3M ingin mengucapkan terima kasih kepada panitia, sehingga pelaksanaan KKN bisa berjalan sampai hari ini,” ucapnya.

Meski pembekalan KKN-MB telah resmi ditutup, mahasiswa masih akan mendapat materi tambahan dari Kementerian Pertanian dan BPOM Banggai pada Senin besok 26 Januari 2026.

“Terima kasih kepada panitia dan rekan-rekan mahasiswa, yang sudah berpartisipasi dan mematuhi aturan,” tandasnya. 

Pelepasan peserta KKN-MB ini ditandai dengan penyematan atribut yang dilakukan langsung oleh Wakil Rektor I Unismuh Luwuk, Dr. Agung K Djibran, dan disaksikan Ketua LP3M Risno Mina SH., MH. (*)