Scroll untuk baca artikel
BeritaInternasionalNasionalNews

Jelang Global Goals Summit Kuala Lumpur, Wahyu Aditia Saputra Angkat Isu Agraria dan Keadilan Pembangunan Sulteng

1283
×

Jelang Global Goals Summit Kuala Lumpur, Wahyu Aditia Saputra Angkat Isu Agraria dan Keadilan Pembangunan Sulteng

Sebarkan artikel ini

BANGGAI KECE-– Menjelang pelaksanaan Global Goals Summit yang akan digelar pada 22–24 Januari 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, Wahyu Aditia Saputra, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai (UMLB), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Program Studi Ilmu Komunikasi, tengah mempersiapkan diri untuk tampil sebagai Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah sekaligus Delegasi Indonesia pada forum internasional tersebut.

Dikenal sebagai aktivis mahasiswa dan pendiri Komunitas Mahasiswa LENTERA Luwuk Banggai, Wahyu akan hadir sebagai Duta Aksi Sosial Internasional dengan membawa fokus perhatian pada isu agraria, pertambangan, serta pembangunan infrastruktur yang berkeadilan.

Menurutnya, pembangunan tidak dapat dipisahkan dari dimensi sosial, lingkungan, serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat yang hidup di sekitar wilayah terdampak.

BACA JUGA:  Futsal Ramadhan Cup II Smanda Luwuk Resmi Berakhir, Alumni 2013 Keluar sebagai Juara

Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi, Wahyu menilai bahwa persoalan agraria dan pertambangan juga sangat berkaitan dengan arus informasi, transparansi kebijakan, serta ruang partisipasi publik.

Ia menegaskan pentingnya komunikasi pembangunan yang inklusif agar masyarakat tidak hanya diposisikan sebagai objek, tetapi sebagai subjek dalam setiap proses pembangunan.

BACA JUGA:  PJU Polda Sulteng Cek Kesiapan Operasi Ketupat Tinombala 2026 di Banggai Kepulauan

“Pembangunan seharusnya membuka ruang dialog dengan masyarakat, bukan sekadar menghadirkan proyek. Isu agraria dan pertambangan harus dibicarakan secara terbuka, adil, dan berkelanjutan,” ungkap Wahyu dalam rangkaian persiapan menjelang keberangkatan.

Melalui keikutsertaannya di Global Goals Summit, Wahyu berupaya menyuarakan perspektif daerah Sulawesi Tengah dalam kerangka Sustainable Development Goals (SDGs), dengan penekanan pada prinsip keadilan sosial dan keberlanjutan lingkungan.

BACA JUGA:  Jelang Idulfitri 1447 H, Masjid Al Fattah BTN Bukit Mambual Salurkan Zakat Fitrah ke Warga

Ia berharap, forum internasional ini dapat menjadi ruang pertukaran gagasan, jejaring kolaborasi, serta rekomendasi kebijakan yang mendorong arah pembangunan yang lebih manusiawi dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Keikutsertaan Wahyu Aditia Saputra pada Global Goals Summit Kuala Lumpur 2026 diharapkan tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga mengharumkan Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia, serta civitas akademika Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai di tingkat internasional. (*)