Banggaikece.id – Stabilitas harga bahan pokok merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah sebagai langkah proaktif dalam menjaga daya beli masyarakat serta memastikan ketersediaan pasokan hingga ke wilayah pelosok kepulauan.
Rapat ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan upaya strategis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk memantau fluktuasi harga di pasar, memetakan rantai pasok, serta mengantisipasi dampak kondisi ekonomi global maupun nasional terhadap perekonomian lokal di Banggai Kepulauan.
Adapun fokus utama langkah strategis yang dibahas, antara lain:
Pemantauan Harga Real-Time, memastikan distribusi bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan aneka cabai tetap lancar dan terjangkau.
Penguatan Ketahanan Pangan Lokal, mendorong optimalisasi sektor pertanian dan perikanan agar Banggai Kepulauan memiliki kemandirian pangan yang kuat.
Kelancaran Distribusi Antar-Pulau, mengatasi tantangan logistik wilayah kepulauan guna meminimalisir biaya angkut yang berpotensi menaikkan harga di tingkat konsumen.
Operasi Pasar Murah, menyiapkan skema intervensi apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan di pasar-pasar tradisional.
Inflasi yang terkendali menjadi kunci agar roda ekonomi tetap berputar dan daya beli masyarakat tetap terjaga. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.(*)
Penulis: Ramli Suma





