BANGGAI KECE- Nabire, Papua Tengah – Kelompok Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Nabire melaksanakan panen raya jagung pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Wanggar, Kampung Bumi Raya SP 1, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Ketua Kelompok Tani, Yosia Tagi, menyampaikan bahwa jenis jagung yang dipanen merupakan varietas Betras dengan ciri bulir berwarna kuning oranye dan ukuran tongkol sekitar 19 x 4,5 cm. Varietas ini memiliki potensi hasil hingga 1 ton per hektare serta tahan terhadap penyakit hawar dan karat daun.
Namun demikian, Tagi menjelaskan bahwa meskipun potensi hasil varietas cukup tinggi, realisasi panen diperkirakan hanya mencapai 3–4 ton per hektare kering pipil. Hal ini dipengaruhi oleh sejumlah kendala, di antaranya harga jagung yang masih rendah serta belum optimalnya penyerapan produksi jagung lokal untuk kebutuhan pakan ternak di daerah.
“Bagaimanapun, Nabire memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan baru di Papua, termasuk dalam pengembangan komoditas jagung,” pungkasnya.
Momentum panen raya tersebut turut dihadiri Ruben Magai, S.IP, Anggota Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Provinsi Papua Tengah. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya peran organisasi kelembagaan dan kemasyarakatan, khususnya Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Nabire, dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.
“Saya sangat mengapresiasi capaian dan fundamental pemuda (OKP) yang maju dan fokus pada penguatan kelembagaan Tani Merdeka Indonesia. Ini menunjukkan peran penting pemuda Papua Tengah dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta mendukung ketahanan dan swasembada pangan,” tandas Magai.
Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pengurus Wilayah Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah, Aser Yogi, turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Anggota BP3OKP Provinsi Papua Tengah. Ia menegaskan bahwa TMI telah membuktikan 70 persen kerja nyata di tengah masyarakat.
“Komitmen utama pemuda Papua Tengah yang tergabung dalam Tani Merdeka Indonesia, kami siap di lapangan mendukung program Presiden terkait swasembada pangan, demi menyukseskan visi dan misi Presiden RI Prabowo Subianto,” tutup Yogi. (*)
Penulis: Jeri P. Degei





