BeritaNews

Peringatan Hari Desa Nasional 2026 Kabupaten Bangkep: Desa Sebagai Fondasi Kemajuan Nasional

405
×

Peringatan Hari Desa Nasional 2026 Kabupaten Bangkep: Desa Sebagai Fondasi Kemajuan Nasional

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memperingati Hari Desa Nasional Tahun 2026 dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung khidmat di Lapangan Sepak Bola Desa Ambelang, Kamis (15/1/2026).

Acara ini dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Asisten III Administrasi Umum Setda, para kepala OPD, camat, kepala desa, ketua BPD, lembaga adat, pendamping desa, serta masyarakat dari berbagai wilayah.

Kegiatan dimulai dengan laporan Ketua Panitia, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Tommy B. Luasusun, SH., M.A.P, yang menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk menyukseskan penyelenggaraan acara, termasuk pelaksanaan jalan sehat dan bakti sosial sebagai bagian dari semarak peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) 2026. Tema tahun ini, “Desa Sebagai Fondasi Kemajuan Nasional,” menjadi sorotan utama.

BACA JUGA:  Luar Biasa! Dua Gadis Cilik Raih Juara 2 dan 3 di Kategori Umum FEB Fun Run 2026"

Dalam sambutan tertulis Bupati, yang disampaikan oleh Asisten III Tommy Boy Luasusun, SH., M.A.P, ditegaskan bahwa pelaksanaan Hari Desa Nasional merupakan bentuk pengakuan negara atas peran vital desa dalam kedaulatan bangsa.

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2024, desa kini dipandang bukan lagi sebagai objek pembangunan semata, tetapi sebagai fondasi utama kemajuan Indonesia.

“Desa harus menjadi garda terdepan untuk Indonesia yang mandiri dan berdaya saing,” ujar Tommy.

Pada momen ini, Bupati juga menyampaikan tiga poin strategis dalam mempercepat transformasi desa:

Pemberdayaan Pemuda Desa

Bupati mendorong lahirnya generasi muda pelopor desa dengan memanfaatkan digitalisasi dan teknologi tepat guna. Pemuda, menurutnya, harus menjadi motor penggerak ekonomi desa di era modern.

BACA JUGA:  Masya Allah, Sehari Terkumpul Donasi Rp77,6 Juta untuk Adik Khadafi, Korban Laka Maut di Batui

Kemandirian Ekonomi Desa

Beliau meminta agar potensi lokal, seperti sektor pertanian dan pariwisata, dioptimalkan melalui BUMDes, sehingga dapat menjadi sumber pendapatan yang mensejahterakan masyarakat secara langsung.

Transparansi dan Gotong Royong

Pembangunan desa, menurut Bupati, harus dilakukan dengan pengelolaan anggaran yang transparan serta melibatkan partisipasi masyarakat. Hal ini menjadi kunci terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang bersih.

Momentum Menuju Indonesia Emas 2045

Tommy mengajak seluruh unsur pemerintah desa untuk menjadikan peringatan Hardesnas 2026 sebagai titik balik percepatan transformasi desa menuju Indonesia Emas 2045.

“Membangun desa adalah membangun masa depan bangsa. Mari kita terus berkolaborasi demi kemajuan bersama,” tegasnya.

BACA JUGA:  Bertabur Doorprize, FEB Unismuh Luwuk Sukses Gelar FEB Fun Run 2026

Di akhir sambutan, Asisten III menyampaikan terima kasih kepada seluruh perangkat desa yang telah bekerja keras di garda terdepan serta berharap Allah SWT selalu memberikan petunjuk dan perlindungan bagi seluruh masyarakat.

Tema Hardesnas 2026: “Bangun Desa, Bangun Indonesia – Desa Terdepan untuk Indonesia”

Ketua Panitia menjelaskan bahwa peringatan tahun ini membawa pesan bahwa desa adalah pilar pembangunan nasional. Melalui momentum tersebut, desa diharapkan mampu menunjukkan kapasitas sebagai pelopor inovasi dan kemandirian ekonomi.

Panitia juga menyampaikan harapan agar kegiatan yang telah dilaksanakan dapat mempererat silaturahmi dan menjaga semangat gotong royong antar warga. (Ram)