NewsOpini

Ruang Publik adalah Ruang Bersama

385
×

Ruang Publik adalah Ruang Bersama

Sebarkan artikel ini

Oleh: Jufrin H. Jalaman (Pemerhati Ruang Publik)

Universal design atau Desain untuk semua adalah salah satu mata kuliah pilihan yang pernah diambil pada saat study tujuh tahun lalu, sebuah mata kuliah yang cukup emosional karena kita “dipaksa” membayangkan dan merasakan menjadi “disabilitas”. 

Merasakan betapa susahnya mengakses ruang dan bangunan publik dengan kursi roda (tanpa dibantu dorong) apalagi tidak tersedia ramp, merasakan linu pada ketiak karena gesekan kruk (tongkat/alat bantu berjalan) sambil salah satu kaki diangkat, merasakan berada di keramaian tanpa pendengaran dan merasakan berjalan tanpa melihat dengan hanya menggunaan alat bantu tongkat. 

Desain Universal adalah Ilmu yang mengajarkan tentang tantangan utama teman-teman kita yang berkebutuhan khusus ketika hendak keluar rumah sekedar menikmati udara segar, menikmati ruang dan akses ke bangunan publik serta ruang-ruang rekreasi lainya. 

BACA JUGA:  Polisi Bekuk Lima Terduga Pengedar Ribuan Pil THD di Lamala, 2 Diantaranya Perempuan

Ruang terbuka publik adalah ruang komunal sebagai tempat berkumpul, bersosial, bermain, rekreasi dan aktivitas lainnya. Sebagai fasilitas kota, ruang terbuka publik diciptakan accessible untuk semua elemen masyarakat tanpa terkecuali. Terdapat beberapa unsur yang sebaiknya dipenuhi untuk menunjang keberlangsungan lingkungan yang inklusif, salah satunya adalah pemasangan guiding block.

Guiding block adalah jalur khusus yang dipasang pada fasilitas umum untuk membantu penyandang disabilitas khususnya tunanetra. Guiding block terdiri dari dua bentuk yaitu bentuk garis-garis dan bulat (dot type), dengan identik warna kuning atau jingga. Keduanya memiliki tekstur yang lebih menonjol dari material sekitar. Bentuk garis-garis berarti jalan lurus mengikuti guiding block tanpa kewaspadaan lebih, sedangkan bulat atau dot type berarti peringatan ada perubahan situasi.

BACA JUGA:  Luar Biasa! Dua Gadis Cilik Raih Juara 2 dan 3 di Kategori Umum FEB Fun Run 2026"

Penempatan guiding block bulat menjadi cukup krusial karena menentukan arah dan situasi selanjutnya. Sehingganya, guiding blok dipasang ketika ada belokan, persimpangan, perlintasan, pintu masuk keluar, akses menuju tangga dan penanda berhenti jika terdapat fasilitas seperti kursi, tempat sampah, toilet umum dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, urgensi guiding block tidak hanya sekedar menjadi pemenuhan kelengkapan, tetapi perlu mempertimbangkan asas kenyamanan tepat guna dan manfaat. 

Beberapa hari lalu fyp sebuah postingan tentang penataan pedestrian Masjid Agung kota Luwuk, dalam postingan itu berisi cerita haru bahagia bahwa Luwuk sudah seperti dengan kota-kota besar di Indonesia dan ada secuil kritik tentang area tersebut yang masih dipenuhi debu dan ada juga yang berkomentar ajakan untuk menjaga dan tidak dirusak. Menjawab penasaran, saya pun menyitari tempat itu dan lahirlah tulisan ini sebagai saran masukan. 

BACA JUGA:  905 Runner Ramaikan FEB Fun Run 2026

Keresahan yang terakhir mungkin perlu kita cermati kembali tentang jenis-jenis tanaman, jenis akar dan maksimal ketinggian tumbuh, mana yang seharusnya di pot dan mana yang seharusnya ditanam di tanah dan yang tidak kalah penting adalah kesuburan tanah. Mumpung masih ada waktu (PHO?) “Agar ada kembang yang mekar saat ramadhan dan ada senyum yang merona tanpa tau siapa”. (*)