BeritaNews

Solidaritas Mahasiswa Paniai Se-Indonesia (SMI-KP) Serukan Aksi Tolak Pendorongan Militer dan DOB di Paniai

873
×

Solidaritas Mahasiswa Paniai Se-Indonesia (SMI-KP) Serukan Aksi Tolak Pendorongan Militer dan DOB di Paniai

Sebarkan artikel ini

BANGGAI KECE- Paniai, 10 Januari 2026 – Mahasiswa/i Paniai Se-Indonesia (SMI-KP) mengeluarkan seruan aksi yang akan dilaksanakan pada Senin, 12 Januari 2026. Aksi ini akan digelar di dua titik kumpul, yaitu di Lapangan Kaler Gobai Enarotali dan Jalan Pertikaan Kontener Madi Kopo, Timida, Papato.

Seruan aksi ini disampaikan melalui WhatsApp oleh Agusten Kenedy Kayame, Ketua Tim SMI-KP, pada pukul 11:24 siang kepada reporter Media BanggaiKece.id di Sekretariat Sementara Kantor Desa Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Dalam seruannya, SMI-KP mengundang seluruh elemen masyarakat Kabupaten Paniai, termasuk tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, intelektual, dan masyarakat umum untuk hadir dalam aksi ini. Mereka menuntut penolakan terhadap pendorongan militer organik dan non-organik serta penolakan terhadap pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), serta perusahaan-perusahaan (baik yang ilegal maupun legal) yang dianggap membawa malapetaka bagi Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah.

BACA JUGA:  Tiga Remaja di Bualemo Nekat Curi Kotak Amal Mushola untuk Beli Rokok, Kasus Berakhir Damai
BACA JUGA:  Pemdes dan BPD Mamulusan Beri Klarifikasi Terkait Pemberitaan Modille Water Park, Tegaskan Pembangunan Sesuai Desain dan RAB!

Aksi ini diharapkan berlangsung secara damai, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum. Meskipun demikian, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab diantisipasi agar tidak mengganggu jalannya aksi dengan provokasi atau tindakan anarkis.

BACA JUGA:  Gercep, Waket I DPRD Banggai Tinjau dan Beri Bantuan Korban Kebakaran di Mendono

Pada sore hari, rapat terakhir dan pembagian surat selebaran aksi akan dilakukan dengan maksimal di lokasi yang telah ditentukan, tanpa mengganggu ketertiban umum sesuai keputusan ketua tim aksi dan sekretarisnya. (*)

Penulis: Jeri P. Degei