BANGGAI KECE-— Pengurus Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Kabupaten Banggai mulai menggerakkan dukungan nyata bagi pembangunan Gorontalo Islamic Center (GIC). Hal ini ditandai dengan kegiatan sosialisasi pembangunan GIC yang dilaksanakan pada 30 Desember 2025, di Cafe Deho, Luwuk.
Sosialisasi disampaikan oleh dr. Anang Otoluwa kepada pengurus inti KKIG Banggai. Dalam pemaparannya, dr. Anang menjelaskan latar belakang, tujuan, serta urgensi pembangunan Gorontalo Islamic Center sebagai pusat ibadah, edukasi, dan identitas Gorontalo yang terkenal dengan bumi Serambi Madinah.
GIC diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat Gorontalo, termasuk yang berada di perantauan. Dari KKIG hadir langsung Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta Pengurus inti lain.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penyerahan fasilitas QRIS dan nomor rekening khusus untuk penyaluran infak pembangunan GIC. Penyerahan dilakukan oleh dr. Anang Otoluwa kepada Ketua KKIG Banggai, Drs. Kasim Moti, M.Pd., sebagai simbol dimulainya gerakan berinfak yang terkoordinasi di lingkungan KKIG Banggai.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail dalam pernyataannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan masyarakat Gorontalo di perantauan, khususnya di Kabupaten Banggai.
Ia berharap partisipasi ini menjadi amal jariyah serta memperkuat ikatan emosional dan kontribusi perantau terhadap pembangunan keagamaan di Provinsi Gorontalo.
Melalui gerakan berinfak ini, KKIG Banggai berkomitmen untuk turut ambil bagian dalam mendukung percepatan pembangunan Gorontalo Islamic Center sebagai proyek strategis keumatan dan simbol persatuan masyarakat Gorontalo di manapun berada.(*)





