BANGGAI KECE- Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Ahmad Dahlan Probolinggo (IAD) menghadirkan warna baru dalam kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang dilaksanakan di SMAN 1 Tongas, Kabupaten Probolinggo, pada periode 6 Oktober hingga 6 November 2025.
Melalui inovasi pembelajaran berbasis Wordwall, mahasiswa PAI berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang lebih asyik, interaktif, dan relevan dengan karakter siswa generasi masa kini.
Inovasi tersebut diterapkan pada materi Perbuatan Tercela dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).

Wordwall dimanfaatkan sebagai media kuis interaktif yang dikemas secara visual dan komunikatif, sehingga siswa tidak hanya berfokus pada hafalan materi, tetapi juga diajak untuk berpikir kritis, reflektif, serta mengaitkan nilai-nilai akhlak dengan situasi nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Proses pembelajaran berlangsung dinamis dan partisipatif. Siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi kuis, aktif berdiskusi, serta berani menyampaikan pendapat dan argumen.
Interaksi yang terbangun di dalam kelas mendorong tumbuhnya kemampuan bernalar kritis, meningkatkan keterampilan kognitif, serta memperkuat kolaborasi antarsiswa. Pembelajaran PAI pun terasa lebih hidup, tidak monoton, dan bermakna.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ibu Dr. Khoiriyah, M.Pd.I menyatakan bahwa penggunaan Wordwall oleh mahasiswa PAI bukan hanya sekadar tren teknologi, tetapi benar-benar memberi kontribusi positif terhadap proses belajar siswa, khususnya dalam aspek keaktifan dan berpikir kritis, selama kegiatan PPL.
Kegiatan PPL ini menegaskan peran mahasiswa PAI sebagai agen inovasi pembelajaran di sekolah. Dengan perencanaan yang matang dan pemanfaatan media digital, mahasiswa tidak hanya melaksanakan praktik mengajar, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan, partisipatif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi abad ke-21.
Melalui kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini, Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, khususnya Program Studi Pendidikan Agama Islam, menegaskan komitmennya dalam menyiapkan calon pendidik yang kreatif, adaptif, dan profesional.
Pengalaman langsung di satuan pendidikan menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, dan sosial, sekaligus mengasah kemampuan berinovasi dalam merancang pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa dan tantangan pendidikan modern. (*)





