BeritaNewsPendidikan

Penarikan MBKM Berdampak AMIK Luwuk di Ponding-Ponding Berlangsung Penuh Haru

338
×

Penarikan MBKM Berdampak AMIK Luwuk di Ponding-Ponding Berlangsung Penuh Haru

Sebarkan artikel ini

BANGGAI KECE- Penarikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Berdampak yang dilaksanakan oleh mahasiswa AMIK Luwuk Banggai di Kecamatan Ponding-Ponding berlangsung penuh haru dan meninggalkan kesan mendalam, Kamis, 18 Desember 2025.

Program MBKM Berdampak di Ponding-Ponding tersebut berlangsung selama lebih dari tiga bulan, tepatnya selama 105 hari. 

Kegiatan penarikan mahasiswa di Kecamatan Ponding-Ponding dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), masing-masing Trisno Wibowo K., S.Kom., S.M., M.M. dan Muliyana Saidi, S.Kom., M.Kom.

BACA JUGA:  Ini Daftar Para Juara di FEB Fun Run 2026, Atep Jadi Tercepat Catatkan Waktu 16 Menit

Selain di Kecamatan Ponding-Ponding, penarikan mahasiswa MBKM Berdampak juga dilaksanakan secara serentak di delapan kecamatan pada 19 desa, yang masing-masing didampingi oleh dosen pembimbing lapangan di setiap desa lokasi penugasan.

Trisno Wibowo dalam sambutannya menyampaikan bahwa selesainya pelaksanaan kegiatan MBKM Berdampak merupakan momentum penting yang menandai berakhirnya proses pembelajaran kontekstual mahasiswa di luar lingkungan kampus. 

Menurut Trisno yang juga Kepala Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama AMIK Luwuk, program ini tidak hanya menjadi wadah penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga berperan dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial mahasiswa terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

BACA JUGA:  Bertabur Doorprize, FEB Unismuh Luwuk Sukses Gelar FEB Fun Run 2026

Selama pelaksanaan kegiatan, para mahasiswa dinilai telah memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program yang berdampak positif, baik bagi masyarakat mitra maupun bagi pengembangan kompetensi diri mahasiswa. 

Interaksi langsung dengan masyarakat, perangkat desa, serta para pemangku kepentingan lainnya turut memberikan pengalaman berharga yang tidak sepenuhnya dapat diperoleh di ruang kelas.

BACA JUGA:  Geger, Wanita Lansia Ditemukan Tewas Terapung di Saluran Irigasi Simpang Raya

Ia berharap, seluruh pengalaman, pengetahuan, dan nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti program MBKM Berdampak dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menempuh jenjang akademik selanjutnya maupun dalam kehidupan profesional di masa depan. 

Selain itu, semangat kolaborasi, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat diharapkan tetap terjaga dan terus dikembangkan, sehingga mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan daerah. (*)