Banggaikece.id – Nasib kurang beruntung kembali dialami ratusan Perangkat Desa di Kabupaten Banggai Kepulauan. Pasalnya, menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), gaji Perangkat Desa untuk bulan Desember 2025 hingga kini belum juga dicairkan.
Berdasarkan pantauan media di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Banggai Kepulauan pada Jumat (19/12/2025), terlihat puluhan Perangkat Desa mengantre untuk mengajukan Surat Perintah Pembayaran (SPP) Anggaran Dana Desa (ADD) guna pembayaran gaji Perangkat Desa.
Namun, pengajuan SPP tersebut belum dapat diproses karena ADD belum masuk ke rekening desa. Hal ini disebabkan pengajuan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dari Pemerintah Daerah melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kepada pihak Bank Sulteng selaku pengelola ADD baru diajukan pada Kamis (18/12/2025). Akibatnya, Bank Sulteng Cabang Salakan baru pada Jumat (19/12/2025) melakukan proses transfer ke masing-masing rekening desa. Kondisi ini berdampak pada keterlambatan pembayaran gaji Perangkat Desa.
Seorang Kepala Desa (Kades) yang dikonfirmasi mengaku kecewa atas keterlambatan pergeseran Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemerintah Daerah ke masing-masing desa, terlebih menjelang Hari Raya Nataru.
“Iya benar, ADD belum masuk untuk bulan Desember. Tentunya kami merasa kecewa, apalagi menghadapi Hari Natal dan Tahun Baru seperti ini, banyak kebutuhan yang harus dipenuhi,” ujar Kades yang enggan disebutkan namanya.
Ia menjelaskan, ADD merupakan satu-satunya sumber pembayaran gaji Perangkat Desa, mulai dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bendahara Desa, Kepala Seksi, Kaur-Kaur, RT/RW hingga LPM. Selain itu, ADD juga diperuntukkan bagi operasional dan ATK desa.
“Sehingga jika terjadi keterlambatan pergeseran ADD, maka secara otomatis seluruh Perangkat Desa tidak menerima gaji,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa lainnya. Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini dirinya bersama seluruh Perangkat Desa belum menerima honor, yang disebabkan keterlambatan pencairan ADD dari Pemerintah Daerah dan pihak bank pengelola ADD.
“Iya, kami juga belum terima gaji. Seluruh Perangkat Desa di 141 desa di Banggai Kepulauan mengalami nasib yang sama, ADD belum cair,” tuturnya.
Para Kades berharap adanya kepedulian dan keseriusan Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan untuk segera mencairkan ADD bulan Desember 2025. “Karena kita semua memiliki kebutuhan menjelang Tahun Baru ini, apalagi saudara-saudari kita umat Nasrani yang sedang menghadapi Hari Raya Natal dan Tahun 2026,” harap mereka.
Meski demikian, para Kades menegaskan bahwa walaupun gaji Perangkat Desa belum terbayarkan, aktivitas pelayanan pemerintahan di desa tetap berjalan normal. (Ram)





