BANGGAI KECE- Rektor Universitas (Unismuh) Luwuk, Dr. Sutrisno K Djawa memaparkan capaian akademik di Wisuda Angkatan XXIII, Sabtu 13 Desember 2025 di Hotel Estrella Luwuk.
Untuk sumber daya manusia (SDM) dosen, kampus hijau saat ini memiliki 157 dosen tetap, terdiri atas 34 dosen bergelar doktor, 73 dosen bergelar magister.
Kemudian 50 dosen tengah melanjutkan studi Strata Tiga (S3) di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, dan satu dosen di antaranya melanjutkan studi S3 di Thailand.
“Sebanyak 95 dosen telah lulus sertifikasi dosen, dengan jabatan fungsional 6 Lektor Kepala, 78 Lektor, dan 48 Asisten Ahli,” ungkap Rektor Dr. Sutrisno K Djawa.
Selain itu, kiprah Universitas Muhammadiyah Luwuk dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat juga semakin diperhitungkan.
Betapa tidak, pada tahun 2025, sebanyak 8 dosen memperoleh Hibah Penelitian dan Pengabdian BIMA Kemdiktisaintek RI, 5 dosen memperoleh hibah pengabdian kepada masyarakat, serta 2 dosen lolos Hibah Riset Muhammadiyah.
Berikutnya, dalam bidang Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Universitas Muhammadiyah Luwuk berhasil meraih 198 HKI, yang terdiri atas hak cipta, paten, dan paten sederhana.
Pada bidang publikasi ilmiah, tercatat 17 publikasi jurnal internasional bereputasi (Scopus) dan 215 publikasi jurnal nasional terakreditasi SINTA.
Kemahasiswaan
Capaian apik juga ditorehkan kampus hijau di bidang kemahasiswaan. Pada tahun 2025, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Luwuk berhasil meraih berbagai prestasi.
Prestasi itu antara lain, 8 prestasi akademik bidang penalaran tingkat internasional, nasional, dan provinsi.
“Sebanyak 33 prestasi nonakademik bidang minat dan bakat tingkat internasional, nasional, dan provinsi. Sembilan mahasiswa berprestasi dalam Program Kompetisi Kampus Merdeka,” tuturnya.
Bidang Kerja Sama dan Al-Islam Kemuhammadiyahan
pada tahun 2025, Unismuh Luwuk menjalin kerja sama dengan 7 mitra perguruan tinggi internasional, 3 mitra perguruan tinggi nasional, serta 8 mitra instansi tingkat provinsi dan kabupaten.
Sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, kampus hijau terus mengembangkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) melalui pembinaan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang dikoordinasikan oleh LP-AIK.
Seluruh capaian membanggakan ini kata Rektor, tentunya tidak terlepas dari peran berbagai pihak, baik internal maupun eksternal dengan doa dan restunya.
“Kami yakin bahwa dharma bakti Universitas
Muhammadiyah Luwuk kepada Nusa dan bangsa Indonesia dapat ditingkatkan pada hari-hari mendatang,” katanya.
Dalam momentum spesial itu, Rektor juga mendoakan para wisudawan agar kelak menjadi kader-kader islam dan kader pembangunan bangsa yang selalu tetap
menjaga dan mengembangkan citra almamater di manapun
berada. (*)






