BANGGAI KECE – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai melalui Dinas P2KBP3A menggelar Peringatan Hari Ibu ke-97 yang berlangsung meriah di Hotel Estrella Luwuk, Jumat 12 Desember 2025.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Asisten III Setda Banggai, Drs. Damri Dayanun, M.Si., yang mewakili Bupati Banggai dalam membacakan sambutan tertulis.
Dalam sambutannya, Bupati Banggai menegaskan bahwa Peringatan Hari Ibu bukan sekadar mengenang jasa perempuan masa lalu, tetapi momentum strategis untuk memastikan perempuan masa kini memiliki ruang, kesempatan, dan posisi setara dalam pembangunan bangsa.
Mengusung tema nasional “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”, Bupati menekankan bahwa kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan merupakan pilar penting dalam mempersiapkan generasi unggul menuju visi Indonesia Emas.
“Perempuan bukan hanya pendamping. Mereka adalah pendidik generasi bangsa, penjaga harmoni keluarga, penggerak ekonomi, dan aktor penting pembangunan sosial,” tegas Bupati melalui Asisten III.
Ia juga menyebutkan bahwa perempuan di Kabupaten Banggai telah berperan strategis di berbagai sektor seperti UMKM, pertanian, pendidikan, kesehatan, teknologi, hingga ruang-ruang kepemimpinan publik.
Lebih lanjut, Bupati memaparkan berbagai program Pemkab Banggai yang terus diperkuat melalui Dinas P2KBP3A, di antaranya:
1. Peningkatan kapasitas dan kualitas hidup perempuan melalui pelatihan keterampilan, literasi digital, ekonomi kreatif, serta pendampingan UMKM bagi ibu rumah tangga dan perempuan kepala keluarga.
2. Penguatan ketahanan keluarga sebagai fondasi kesejahteraan sosial.
3. Pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui UPTD PPA yang kini dilengkapi layanan psikologis, bantuan hukum, serta sistem pelaporan cepat berbasis masyarakat.
4. Peningkatan keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan melalui pelatihan, edukasi, dan dukungan bagi perempuan yang terjun di pemerintahan, politik, maupun organisasi sosial.
Menurut Bupati, seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Gender, Indeks Pemberdayaan Gender, dan Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Banggai.
Bupati juga menegaskan bahwa perempuan Banggai harus terus didorong menjadi generasi yang adaptif, kreatif, dan menguasai teknologi agar mampu bersaing di era perubahan cepat. Ia mengajak seluruh unsur—pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat—untuk berkolaborasi membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan Banggai untuk berkarya, memimpin, dan menjadi pelopor perubahan.
“Sebab, untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, kita memerlukan perempuan yang tidak hanya hadir, tetapi juga turut memimpin,” demikian penekanan Bupati.
Acara Peringatan Hari Ibu ini juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan organisasi perempuan, komunitas, serta perwakilan masyarakat dari berbagai kecamatan, sebagai bentuk penghormatan dan komitmen bersama untuk memajukan perempuan Banggai. (*)





