BANGGAI KECE – Dalam upaya mempererat kemitraan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada Badan Usaha, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Luwuk menggelar Gathering Badan Usaha pada Kamis (11/12/2025) di Estrella Hotel & Conference Center.
Mengusung tema “Bersama Memberikan Perlindungan Jaminan Kesehatan Bagi Pekerja Indonesia Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Sosial”, kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara BPJS Kesehatan dan Badan Usaha, sekaligus meningkatkan kesadaran serta partisipasi aktif dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Acara dibuka oleh Asisten II Perekonomian & Pembangunan, Mujiono, S.H., M.H., yang hadir mewakili Bupati Banggai.
Dalam sambutannya ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BPJS Kesehatan, dan Badan Usaha dalam memastikan terselenggaranya program jaminan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Ketika ada risiko kecelakaan atau sakit saat bekerja, maka ada jaminan, dan itu merupakan tanggung jawab perusahaan,” ujarnya, seperti dilansir dari Liputan DKISP Banggai.
Ia mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan dukungan demi optimalisasi pelayanan kesehatan bagi pekerja. Menurutnya, komunikasi yang terbuka serta koordinasi yang efektif menjadi kunci terjaganya sinergi antara pemerintah, BPJS Kesehatan, dan dunia usaha.
Lebih lanjut, Mujiono mengapresiasi langkah proaktif BPJS Kesehatan yang secara konsisten menginisiasi kegiatan seperti ini sebagai bentuk kontribusi dalam percepatan cakupan jaminan kesehatan dan peningkatan kualitas layanan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, Sofly Oktavia Kotambunan, menjelaskan bahwa Gathering Badan Usaha merupakan agenda tahunan. Mulai 2025, kegiatan tersebut diselenggarakan dalam bentuk Agyakari Award atau Apresiasi Badan Usaha Patuh.
“Latar belakang Agyakari Award adalah bahwa Program JKN merupakan amanat konstitusi. Badan Usaha yang telah mendaftarkan seluruh pekerja dan keluarganya, membayar iuran secara rutin, serta mendukung pelaksanaan regulasi JKN termasuk sebagai Badan Usaha patuh. Untuk itu BPJS memberikan apresiasi kepada Badan Usaha se-Indonesia yang memenuhi ketentuan tersebut,” tuturnya.
Agyakari Award bertujuan memberikan penghargaan atas kepatuhan, integritas, serta kontribusi positif Badan Usaha sebagai bentuk kolaborasi pemerintah, BPJS Kesehatan, dan dunia usaha dalam mewujudkan perlindungan sosial kesehatan yang berkeadilan.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan sesi tanya jawab bersama tiga narasumber: Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Banggai, Ernaini Mustatim, S.H., M.H.; Kepala Bidang Dalak, Sri Rejeki Muh. Nasrun, S.E., M.Si; dan Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan, Rizka Husain.
Selain itu, turut diserahkan sertifikat kepatuhan kepada lima Badan Usaha terbaik yang telah melaksanakan skrining riwayat kesehatan, sebuah program JKN yang bertujuan membantu peserta mendeteksi kondisi kesehatannya sejak dini. Lima Badan Usaha penerima penghargaan yaitu:
1. Terbaik 1: PT Sasl And Sons Indonesia
2. Terbaik 2: PT Sawindo Cemerlang
3. Terbaik 3: PT Delta Subur Permai
4. Terbaik 4: PT Prima Dharma Karsa
5. Terbaik 5: PT Sinar Prapanca
Melalui kegiatan ini, BPJS Kesehatan Cabang Luwuk berharap terbangun komitmen bersama dalam memberikan perlindungan kesehatan yang optimal bagi seluruh pekerja dan masyarakat. (*)





