Banggaikece.id – Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Luwuk kembali mencetak sumber daya manusia unggul melalui pelaksanaan Wisuda ke-18 yang digelar di Hotel Estrella Luwuk, Selasa (25/11/2025).
Sebanyak 203 lulusan resmi dikukuhkan, terdiri dari 125 lulusan Prodi Manajemen Informatika, 55 lulusan Prodi Komputerisasi Akuntansi, dan 23 lulusan Program Profesi Satu Tahun.
Pada momen bersejarah itu, Direktur AMIK Luwuk Banggai, Zuriati S.Pd., M.Pd., menyampaikan pesan penting kepada seluruh alumni yang baru saja diwisuda.
Ia menegaskan bahwa gelar Ahli Madya Komputer bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal perjalanan untuk membuktikan kompetensi di dunia kerja.
“Mulai hari ini, di pundak kalian telah ada beban dan tanggung jawab almamater yang cukup berat namun mulia. Keberhasilan kalian meraih gelar ini bukanlah akhir, tetapi awal dari perjuangan yang sesungguhnya,” ujarnya.
Sebagai lulusan di bidang teknologi informasi, Zuriati mengingatkan pentingnya menjaga kredibilitas, sikap intelektual, serta nama baik almamater di mana pun berada.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan keluarga wisudawan yang telah mendukung putra-putrinya hingga menyelesaikan studi tepat waktu.
Secara simbolis, Zuriati menyerahkan kembali para lulusan kepada keluarga masing-masing setelah dinyatakan tuntas menjalani pendidikan di AMIK Luwuk Banggai.
Ucapan terima kasih turut ia sampaikan kepada Bupati Banggai, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Gorontalo, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah, serta seluruh pihak yang selama ini menjalin kerja sama dengan AMIK Luwuk.
Baginya, kepercayaan yang diberikan kepada kampus merupakan amanah besar untuk terus berkontribusi mencerdaskan generasi di negeri Babasalan.
Tak lupa, penghargaan dan apresiasi juga diberikan kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, serta panitia wisuda yang telah menyukseskan pelaksanaan acara dengan baik.
Menutup pesannya, Direktur AMIK membacakan pantun yang sarat makna sebagai motivasi bagi para lulusan:
Kue bolu di atas meja, untuk dimakan bersama-sama. Berusahalah mencari kerja, membuka usaha lebih utama.
Jangan tebang kayu yang basah, buat masak tak akan beres. Selamat jalan, selamat berpisah, semoga semuanya semakin sukses. (*)





