BeritaNewsPendidikan

Fakultas Agama Islam Unismuh Luwuk Kukuhkan 107 Sarjana Baru

617
×

Fakultas Agama Islam Unismuh Luwuk Kukuhkan 107 Sarjana Baru

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk resmi mengukuhkan 107sarjana pada kegiatan Ramah Tamah dan Pengukuhan Lulusan yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Luwuk, Rabu malam, 26 November 2025. 

Suasana penuh kehangatan dan kebanggaan menyertai prosesi peneguhan para lulusan yang kini resmi menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd).

Dekan FAI Unismuh Luwuk, Dr. Jumahir, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengukuhan ini bukan hanya menjadi akhir dari proses studi, tetapi juga menjadi awal perjalanan baru para alumni dalam mengabdikan ilmu di tengah masyarakat. 

BACA JUGA:  Luar Biasa! Dua Gadis Cilik Raih Juara 2 dan 3 di Kategori Umum FEB Fun Run 2026"

Ia secara resmi mengukuhkan sekaligus melepas 107 lulusan dari dua program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).

Rinciannya, Prodi PAI sebanyak 53 lulusan, dan Prodi PIAUD 54 lulusan yang dikukuhkan.

BACA JUGA:  Ini Daftar Para Juara di FEB Fun Run 2026, Atep Jadi Tercepat Catatkan Waktu 16 Menit

“Semoga ilmu dan gelar yang diperoleh bermanfaat bagi nusa, bangsa, dan agama,” pesan Dr. Jumahir kepada seluruh alumni yang hadir. 

Dekan yang dikenal juga sebagai ustad kondang itu berharap lulusan FAI dapat menjadi pendidik yang profesional, berakhlak mulia, dan mampu membawa perubahan positif di berbagai bidang pengabdian.

Acara ramah tamah ini juga dihadiri Rektor Unismuh Luwuk, Dr. Sutrisno K. Djawa, Wakil Rektor I, Dr. Agung K. Djibran, Wakil Rektor IV, Suma K. Saleh, serta para dekan di lingkungan kampus hijau. 

BACA JUGA:  Polisi Bekuk Lima Terduga Pengedar Ribuan Pil THD di Lamala, 2 Diantaranya Perempuan

Dengan dikukuhkannya 105 sarjana baru ini, FAI Unismuh Luwuk kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan unggul dan berdaya saing yang siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan dunia pendidikan Islam. (*)