BeritaNasionalNews

Kadispar Banggai Amati Festival Ekraf Malang: “Koin Kayu” Jadi Inovasi Transaksi Unik dan Ramah Lingkungan

971
×

Kadispar Banggai Amati Festival Ekraf Malang: “Koin Kayu” Jadi Inovasi Transaksi Unik dan Ramah Lingkungan

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id — Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai bersama Kabid Pemasaran dan sejumlah staf menghadiri undangan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang dalam pelaksanaan Festival Ekonomi Kreatif (Ekraf), Minggu 9 November 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Kadis Pariwisata Banggai, Ismed M Wardana mengamati secara langsung bagaimana konsep festival ini dikemas secara tematik dan artistik, dengan penataan landscape yang sesuai dengan karakter budaya lokal. 

Setiap sudut area tampak hidup, dipenuhi unsur dekorasi etnik, serta dilengkapi dengan zona-zona tematik yang memadukan unsur kreatif dan edukatif.

BACA JUGA:  Jelang Ops Keselamatan Tinombala 2026, Kasatlantas Polres Bangkep Imbau Masyarakat Tertib Lalu Lintas

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah sistem transaksi di area pasar wisata. Panitia menerapkan penggunaan “koin kayu” sebagai alat tukar pembelian produk kuliner dan cendera mata. 

Koin kayu tersebut memiliki nilai tertentu dan dapat ditukar kembali dengan uang jika tidak digunakan. Sistem ini dinilai praktis, ramah lingkungan, serta menghadirkan nuansa klasik seperti sistem barter pada masa lampau.

BACA JUGA:  Polisi Bekuk Lima Terduga Pengedar Ribuan Pil THD di Lamala, 2 Diantaranya Perempuan

Selain transaksi unik itu, setiap tenant atau pelaku usaha juga menampilkan pertunjukan seni mini di depan lokasi mereka. Konsep ini menjadikan setiap titik kegiatan terasa hidup, menambah daya tarik, dan menciptakan suasana interaktif yang mengundang minat pengunjung.

Kadispar Banggai turut mengapresiasi konsep keseluruhan festival yang berhasil menggabungkan seni, budaya, dan ekonomi kreatif dalam satu ruang yang harmonis. 

BACA JUGA:  Polres Bangkep Gelar Apel Pasukan, Resmi Mulai Operasi Keselamatan Tinombala 2026

Ia juga mencatat tingginya antusiasme masyarakat lokal dan wisatawan mancanegara yang memadati area kegiatan, menjadikan festival ini sebagai ajang wisata budaya yang berkelas.

“Festival Ekraf Malang memberi inspirasi besar bagi kami. Inovasi seperti penggunaan koin kayu dan pengemasan ruang tematik bisa menjadi contoh yang menarik untuk dikembangkan dalam event-event pariwisata di Banggai,” ujar Kadispar Banggai usai meninjau kegiatan tersebut. (*)