Banggaikece.id- Walikota Palu, Hardianto Rasyid juga ternyata hadir di acara Penutupan Festival Teluk Lalong pada Jumat malam 6 November 2025.
Menariknya, tidak hanya hadir, Walikota Palu juga memberikan testimonial di depan para tamu undangan dan masyarakat yang hadir di acara penutupan Festival Teluk Lalong.
Ia mengaku, sebelum menjabat walikota dan di periode pertamannya sempat berkunjung ke Kabupaten Banggai. Ia terkesima melihat tanah Babasalan ini yang begitu luar biasa.
“Tadi dibilang adinda saya Pak Kadispar, bahwa saya mengintip Festival Teluk Lalong. Iya, saya malam ini mengintip langsung acara Festival Teluk Lalong, karena di Kota Palu juga ada Teluk,” kata Hardianto Rasyid.
Menurutnya, terakhir Kota Palu menyelenggarakan Festival Teluk Palu di era kepemimpinan Rusdi Mastura, sebagai Walikota Palu.
Olehnya, melihat gelaran Festival Teluk Lalong, orang nomor satu di Kota Palu itu berkeinginan untuk kembali menyelenggarakan Festival Teluk Palu.
“Insya Allah, kami bisa selenggarakan Festival Teluk Palu pada tahun 2027 mendatang, setelah semua pekerjaan revitalisasi pantai selesai dikerjakan,” tuturnya.
Hadir dan melihat langsung acara Festival Teluk Lalong, Walikota Palu menyebut bahwa agenda besar ini layak untuk ditiru atau diikuti. Betapa tidak, melalui FTL, mampu menampilkan kemajemukan budaya yang dimiliki.
Ia meyakini, Kabupaten Banggai kedepan layak menjadi ibu kota Banggai atau kota madya. Pasalnya Banggai dan masyarakatnya memiliki karakter tersebut.
“Maka percepatan (pembangunan) Banggai juga akan semakin cepat. Karena ketika Banggai menjadi Kota Madya, mindsetnya akan ikut bergerak. Seperti visi Pak Bupati, Bergerak Bersama, Menuju Gerbang Timur,” kata Hardianto.
Dalam kesempatan itu, Ia juga menyampaikan harapannya, agar Festival Teluk Lalong ini terus dilanjutkan karena memiliki dampak positif yang begitu besar bagi perekonomian.
“Sekali lagi Pak Sekkab, titip pesan ke Pak Bupati, Kadispar (Ismed) tetap dipakai (dipertahankan). Kalau tidak, saya yang pakai di Palu. Saya serius, kebetulan saya lagi mencari Kadispar yang tepat untuk Kota Palu,” ucap Walikota Palu, sembari tertawa kecil.
Di akhir testimoninya, Ia menyampaikan selamat atas suksesnya pelaksanaan Festival Teluk Lalong yang telah berlangsung selama empat hari dari tanggal 3-6 November 2025.
“Saya memiliki keinginan dan harapan yang sama dengan masyarakat Banggai, Festival’ Teluk Lalong ini bisa masuk sebagai Karisma Pariwisata, dan itu layak,” tandasnya. (*)






