Banggaikece.id- Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali menggelar Penyuluhan HIV AIDS.
Kali ini, Penyuluhan HIV AIDS dan Kesehatan Reproduksi yang berkolaborasi dengan Puskesmas Simpong ini menyasar Posyandu Remaja Kelurahan Bukit Mambual, Selasa 4 November 2025.
Menariknya, kegiatan penyuluhan ini dilangsungkan di salah satu rumah warga Kelurahan Bukit Mambual. Ini menunjukkan peran masyarakat sangat baik.
“Sehingga diharapkan posyandu remaja ini sebagai wadah edukasi masyarakat untuk menciptakan generasi emas di Tahun 2045, karena sejak remaja sudah diintervensi masalah kesehatan remaja sehingga pada saat mereka memasuki masa perkawinan sudah selesai fisik, psikologis dan sosial,” ujar Sekretaris KPA Kabupaten Banggai, Hj. Rampia Laamiri.
Rampia Laamiri memberikan apresiasi kepada peserta posyandu remaja, yang begitu antusias mengikuti sosialisasi kesehatan reproduksi dan HIV AIDS.
Memberikan penyuluhan HIV AIDS, ini pesan kunci Sekretaris KPA Kabupaten Banggai, Hj. Rampia Laamiri, terkait kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan HIV.
Pertama, kenali tubuhmu sayangi dirimu. Buat keputusan yang bertanggung jawab dari hal negatif. Dan ketiga, kesehatan reproduksi adalah investasi masa depan.
Diketahui, kegiatan penyuluhan ini menjadi kegiatan ketiga yang digelar KPA Banggai bersama Puskesmas di triwulan empat ini. Sebelumnya, penyuluhan serupa juga dilakukan di Kelurahan Baru dan Kelurahan Maahas.
Selain penyuluhan, kegiatan juga dirangkaikan dengan layanan pemeriksaan kesehatan, seperti penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, serta pemberian vitamin.
Dalam sesi kuis, para remaja diajak menjawab pertanyaan sederhana seputar mitos dan fakta HIV/AIDS, seperti apakah virus dapat menular melalui gigitan nyamuk atau berbagi alat makan. Sebagian besar peserta mampu memberikan jawaban yang benar.
KPA Banggai berharap, pengetahuan yang diperoleh para remaja dapat menjadi benteng dalam menghindarkan mereka dari perilaku berisiko serta mendorong mereka untuk menyebarkan informasi yang benar di lingkungan sekitar. (*)





