BeritaNews

Cipta Karya Bangkep Umumkan Progres Tiga Proyek SPAM, Ditarget Rampung Akhir Tahun

640
×

Cipta Karya Bangkep Umumkan Progres Tiga Proyek SPAM, Ditarget Rampung Akhir Tahun

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id — Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai Kepulauan merilis progres sementara proyek pekerjaan fisik Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tahun Anggaran 2025, Kamis (30/10).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Cipta Karya, Aswanto, ST., MT., menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan pelaksanaan proyek SPAM yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan APBN Tahun 2025.

Menurut Aswanto, total anggaran proyek SPAM tersebut mencapai Rp10,4 miliar, digunakan untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur air bersih di lima kecamatan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

BACA JUGA:  Dua Siswi Kakak Beradik Asal SMAN 2 Luwuk Raih Juara 1 dan 2 di FEB Fun Run 2026

Berdasarkan laporan progres triwulan II (15–29 Oktober 2025), pekerjaan fisik untuk tiga proyek SPAM menunjukkan hasil signifikan.

Proyek SPAM di Kecamatan Buko, yang dikerjakan oleh CV. Lagili Putra bersama konsultan pengawas CV. Babasal Teknik, mencatat progres tertinggi yakni 74,64 persen. Proyek senilai Rp1.352.998.800 ini dimulai sejak 16 Juli 2025 dan ditargetkan selesai pada 12 Desember 2025 dengan masa kerja 150 hari kalender.

Sementara itu, proyek SPAM di Desa Ladonan Bebeau, Kecamatan Buko Selatan, yang dikerjakan oleh CV. Karya Media Mandiri bersama CV. Babasal Teknik Consultant, telah mencapai progres 54,23 persen. Proyek senilai Rp1.713.500.000 ini juga dimulai pada 16 Juli 2025 dan ditargetkan rampung pada 12 Desember 2025.

BACA JUGA:  Polres Bangkep Gelar Apel Pasukan, Resmi Mulai Operasi Keselamatan Tinombala 2026

Kemudian, proyek SPAM di Desa Manggalai, Kecamatan Tinangkung, yang dilaksanakan oleh CV. Armasta dengan konsultan pengawas CV. Zhafran Engineering Consultant, mencatat progres 52,01 persen. Proyek dengan nilai kontrak Rp3.134.707.900 ini bersumber dari DAK dan Silpa DAK Tahun 2025, dengan masa kerja 150 hari kalender sejak 16 Juli hingga 12 Desember 2025.

BACA JUGA:  Polisi Bekuk Lima Terduga Pengedar Ribuan Pil THD di Lamala, 2 Diantaranya Perempuan

Pembangunan infrastruktur air bersih ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendorong pengembangan wilayah serta meningkatkan kualitas hidup warga Banggai Kepulauan.

Aswanto berharap seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

“Diharapkan program ini bisa mewujudkan layanan air bersih yang lebih baik bagi masyarakat Banggai Kepulauan,” ujarnya. (Ram)