BeritaNews

Biro Klasis Sorong–Fakfak Gelar Rapat Pembubaran Panitia Perkenalan dan Seminar Sehari

1502
×

Biro Klasis Sorong–Fakfak Gelar Rapat Pembubaran Panitia Perkenalan dan Seminar Sehari

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id- Sorong, Papua Barat Daya – Badan Pengurus Biro Klasis Sorong–Fakfak menggelar kegiatan pembubaran panitia perkenalan dan seminar sehari yang berlangsung di Gereja KINGMI Bukit Zaitun Sorong, beralamat di Jl. Frans Klagete, Kecamatan Sorong Utara, tepatnya di SD Negeri 46 Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Acara pembukaan dipimpin oleh panitia penerimaan pemuda baru dan lama. Protokol kegiatan dipandu oleh Ance Degei, didampingi oleh Singrens Ina Nawipa dan Mery Pigome. Musik acara diiringi oleh Nataniel Yogi, sementara Martina Doo memimpin pujian. Ibadah singkat dibawakan oleh Pelajar Ev. Yunus Pekei dengan tema “Belajarlah di dalam Tuhan” dan subtema “Bersama Tuhan Kita Bisa”.

Dalam sambutannya, Sekretaris AMKI Klasis Sorong–Fakfak, Marten Tagi, menyampaikan bahwa pelayanan pemuda di gereja harus dilandasi komitmen tinggi untuk memberikan pelayanan terbaik di lima jemaat yang ada di Kota Sorong.

BACA JUGA:  Sekda Bangkep Resmi Buka Pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan III Tahun 2026

“AMKI siap ambil bagian dalam berbagai kegiatan pelayanan gereja, khususnya di tingkat pemuda baik di jemaat, klasis, maupun biro klasis Sorong–Fakfak,” tandas Tagi.

Sementara itu, Ketua Biro Klasis Fakfak, Rido Pigai, dalam sambutannya menegaskan pentingnya semangat pelayanan di kalangan pemuda.

BACA JUGA:  Sekda Banggai Kepulauan Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Disiplin dan Sinergi ASN

“Kepada seluruh pemuda baru dan lama, mari bergabung dalam pelayanan untuk mendukung kegiatan kepemudaan di gereja. Tidak ada kata bosan atau malas dalam pelayanan. Kami berharap seluruh pemuda dapat mengambil bagian di lima jemaat yang ada di Kota Sorong,” tegas Pigai.

Pesan juga disampaikan oleh Jeri Degei, mewakili pemuda lama. Ia menekankan pentingnya menjaga iman, persatuan, dan semangat pelayanan di tengah berbagai situasi.

“Pemuda adalah tulang punggung gereja. Jika pemuda kuat, maka gereja pun kuat. Jika pemuda bersatu, gereja akan semakin kokoh,” ujar Degei.

BACA JUGA:  Polres Bangkep Gelar Apel Pasukan, Resmi Mulai Operasi Keselamatan Tinombala 2026

Sebagai penutup, Melkison Adii, selaku perwakilan panitia penerimaan pemuda baru dan lama, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara.

“Terima kasih atas kerja sama dan dedikasi rekan-rekan panitia. Tanpa kerja keras kalian, kegiatan ini tidak akan berjalan dengan lancar. Dengan ini, saya nyatakan kepanitiaan acara pembubaran ini resmi dibubarkan. Sampai jumpa di kepanitiaan berikutnya,” tutup Melkison Adii. (*)

Penulis: Jeri P. Degei