Banggaikece.id – Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banggai Laut (Balut) serta menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang berfokus pada analisis temuan awal evaluasi pengembangan kawasan transmigrasi di Kecamatan Banggai Selatan (Bansel).
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa, dan berlangsung di Gedung Labotan Sosodek, Desa Lampa, Kecamatan Banggai, pada Rabu (22/10/2025).
Hadir dalam kegiatan tersebut tiga orang Tim Ahli Direktorat Pengembangan Produk Unggulan Kementerian Transmigrasi RI, yaitu Asisten Tenaga Ahli Andi Hermawan, Penelaah Teknis Kebijakan Hermawan Dimas, dan Tenaga Teknis Dirjen PEPMT Muhammad Daffa Dinapoy.

Dari Tim Patriot ITB Bandung, hadir sebanyak delapan orang yang dipimpin oleh Fikri Zul Fahmi.
Selain itu, turut hadir Bupati Balut Sofyan Kaepa, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Balut Balsam Sarikaya, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD lingkup Pemda Balut, serta camat dan sejumlah kepala desa.
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Kaepa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Transmigrasi RI yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di Kabupaten Banggai Laut.
Beliau menjelaskan bahwa secara harfiah, transmigrasi merupakan perpindahan penduduk secara sukarela. “Dan ini baru pernah terjadi satu kali di Banggai Laut, yaitu di Kecamatan Bangkurung, tepatnya di Desa Dungkean,” ungkap Sofyan.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini dapat menghasilkan rumusan strategi yang berdampak positif terhadap pengembangan potensi sumber daya alam di Banggai Laut.
“Saya berharap kegiatan ini mampu menghadirkan perumusan strategi untuk pengembangan kekayaan alam yang ada di daerah ini, sehingga dapat mendorong kemajuan perekonomian masyarakat,” harap Bupati Sofyan. (*)
Penulis: Aswan Basir





