Scroll untuk baca artikel
BeritaNewsPendidikanUmum

Mahasiswa Jayapura Tunjukkan Tanggung Jawab Sosial dalam Bencana Deyai Miyo, Esau Tatogo: Layak Diberi Apresiasi

862
×

Mahasiswa Jayapura Tunjukkan Tanggung Jawab Sosial dalam Bencana Deyai Miyo, Esau Tatogo: Layak Diberi Apresiasi

Sebarkan artikel ini

BanggaiKece.id – Intelektual Papua Tengah, Esau Tatogo, S.Hut, memberikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa dan masyarakat Kota Studi Jayapura atas kepedulian mereka terhadap korban bencana luapan air Danau Tage yang melanda Distrik Deyai Miyo, Kabupaten Paniai, pada Rabu (8/10).

Dalam pernyataannya, Esau menilai aksi sosial tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai insan akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang besar terhadap masyarakat.

“Mahasiswa sebagai agen perubahan tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga harus peka terhadap situasi dan perkembangan yang terjadi di dunia nyata. Kebanjiran dan meluapnya air adalah tanggung jawab semua elemen. Dengan pribadi saya, sekali lagi saya beri apresiasi tinggi kepada mahasiswa dan masyarakat di Jayapura,” ujar Esau Tatogo kepada media ini, Jumat (10/10).

BACA JUGA:  Alumni Smada Luwuk 2012 Sukses Gelar Futsal Ramadhan Cup Jilid II
BACA JUGA:  Diduga Jadi Pengedar Sabu, Emak-emak Asal Pagimana Ini Dibekuk Polisi

Aksi solidaritas tersebut melibatkan berbagai organisasi mahasiswa lintas kampus, di antaranya Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (BEM USTJ), Universitas Cenderawasih (Uncen), serta beberapa kampus lainnya di Jayapura. Mereka bersama-sama menyalurkan bantuan berupa bahan pangan, pakaian layak pakai, dan kebutuhan pokok lainnya bagi masyarakat terdampak banjir.

BACA JUGA:  Alumni Smada Luwuk 2012 Sukses Gelar Futsal Ramadhan Cup Jilid II

Esau berharap semangat solidaritas dan nilai kemanusiaan ini terus dijaga serta menjadi contoh bagi generasi muda Papua di masa depan.

“Semoga ke depan, apabila daerah lain mengalami musibah seperti yang terjadi di Deyai Miyo, maka nilai-nilai kepedulian dan kemanusiaan ini dapat kembali bergerak,” tutupnya. (*)

Penulis: Jeri P.