Banggaikece.id- Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai menerima kunjungan dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Banggai dalam rangka sosialisasi penyusunan Indeks Inovasi Daerah (IID) 2026, Jumat 10 Oktober 2025.
Kunjungan tersebut dilaksanakan oleh Kasubid Kebijakan Riset dan Inovasi Daerah BRIDA, Susanty Abdullah, SE, bersama tim, dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata, Ismed M. Wardhana, M.Si, di ruang rapat Dispar Banggai.
Dalam kegiatan sosialisasi ini, BRIDA menyampaikan pentingnya keterlibatan setiap perangkat daerah dalam menyiapkan indikator dan eviden yang menjadi dasar penilaian IID.

Sebagai bentuk kontribusi terhadap agenda inovasi daerah, Dinas Pariwisata Banggai menampilkan salah satu program unggulannya yang diberi nama AKARMERA (Adopsi Karang Metode Raptor).
Kadispar Banggai, Ismed M. Wardhana, menjelaskan bahwa inovasi AKARMERA merupakan penerapan teknologi yang dirancang untuk memantau kondisi terumbu karang secara real-time sekaligus melakukan restorasi otomatis.
“Inovasi ini adalah salah satu upaya kami dalam pelestarian ekosistem laut dan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Terumbu karang yang sehat tidak hanya penting bagi keseimbangan lingkungan laut, tetapi juga menjadi daya tarik utama bagi wisatawan,” ungkap Ismed.
Lebih lanjut, Kadispar berharap inovasi AKARMERA dapat memenuhi seluruh indikator penilaian dan eviden yang disyaratkan, sehingga layak diusulkan sebagai salah satu inovasi unggulan Kabupaten Banggai dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif, diakhiri dengan sesi diskusi antara BRIDA dan jajaran Dinas Pariwisata terkait proses penginputan data serta penguatan bukti dukung inovasi daerah. (*)
Sumber: Bidang Pemasaran Dispar Banggai





