Banggaikece.id- Menjelang pelaksanaan Festival Teluk Lalong (FTL) 2025 yang akan digelar pada 30 Oktober hingga 2 November mendatang, Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai kembali menegaskan pentingnya kualitas penampilan dari setiap kecamatan.
Besok, tim kurasi akan mulai turun langsung ke kecamatan-kecamatan untuk melakukan penilaian dan pendampingan sesuai jadwal yang berlangsung sejak 10 hingga 19 September 2025.
Hari ini, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai, Ismed M Wardhana, mengumpulkan tim kurasi dalam sebuah pertemuan teknis.
Pada kesempatan itu, Kadis memberikan arahan mendetail agar seluruh tim bekerja dengan satu kata, satu bahasa, dan satu semangat sehingga pelaksanaan kurasi berjalan kompak dan maksimal.

Dalam arahannya, Kadis menekankan pentingnya aspek teknis penampilan, baik pada karnaval, défilé, seni budaya, dongeng rakyat, hingga musik etnik. Hal-hal yang menjadi perhatian antara lain penggunaan kostum yang sesuai tema, postur dan gerak yang menarik, serta penampilan yang rapi dan profesional.
“Kualitas penampilan tidak boleh asal-asalan. FTL adalah etalase budaya kita, sehingga harus berkesan dan menunjukkan jati diri Banggai yang berbudaya,” tegas Kadis.
Lebih lanjut, Kadis juga mengingatkan agar kecamatan tidak menampilkan format pertunjukan seperti paduan suara, nyanyi solo, akustik, ataupun band. Sebaliknya, penampilan harus mengangkat seni budaya yang bernuansa lokal dan sarat nilai kearifan.
Pembahasan teknis lain seperti jumlah penampil juga menjadi perhatian, agar setiap tampilan terkonsep rapi dan menghadirkan kesan profesional.
Di akhir pertemuan, Kadis Pariwisata menyampaikan pesan kuat bahwa Festival Teluk Lalong harus menjadi ajang pembuktian.
“FTL setiap tahun harus selalu berbenah. Kita jadikan festival ini sebagai pembuktian bahwa kita mampu memberikan yang terbaik,” tambah Kadis,sebagai penutup pertemuan. (*)





