Banggaikece.id – Harapan besar masyarakat Kabupaten Banggai untuk memiliki Jembatan Teluk Lalong semakin mendekati kenyataan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan proyek strategis tersebut masuk dalam implementasi program unggulan “Berani Lancar” yang digagas Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes.
Kabar baik itu terkonfirmasi melalui unggahan resmi akun Sulteng.Prov yang menampilkan visualisasi rancangan jembatan berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI).
Jembatan dengan ketinggian mencapai 38 meter itu diproyeksikan bukan hanya sebagai ikon baru Kabupaten Banggai, tetapi juga solusi strategis dalam memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat arus barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Dukungan terhadap pembangunan Jembatan Teluk Lalong turut mengalir dari kalangan pengusaha muda.
Ketua Umum BPC HIPMI Banggai, Angga Saputra, menyatakan sepaham dengan Senator asal Sulawesi Tengah, Andhika Mayrizal Amir, yang sebelumnya juga menyuarakan pentingnya percepatan realisasi proyek tersebut.
“Kami berharap jembatan ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperkuat pusat aktivitas ekonomi, sekaligus memperindah wajah Kota Luwuk sebagai ibu kota Kabupaten Banggai,” ujar Angga Saputra.
Tak hanya mendapat dukungan dari kalangan pengusaha, proyek monumental ini juga mendapat perhatian langsung dari pemerintah.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, telah meninjau lokasi yang direncanakan sebagai titik pembangunan jembatan.
Peninjauan tersebut dinilai sebagai bukti nyata adanya sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Banggai dalam mewujudkan infrastruktur strategis ini.
Berdasarkan perencanaan, Jembatan Teluk Lalong akan menghubungkan kawasan Pasar Tua, Kelurahan Bungin, dengan Tanjung Sari, Kelurahan Keraton, Kecamatan Luwuk.
Jika terealisasi, jembatan ini diharapkan mampu menjadi sarana vital penghubung, mempercepat perputaran ekonomi, sekaligus mempertegas posisi Luwuk sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru di Sulawesi Tengah. (*)
Reporter: Angky Bano





