BeritaNews

Ayah LDR Tetap Bisa Jadi Teladan, Kadis Faisal Karim Ajak Orang Tua Aktif Bangun Komunikasi

449
×

Ayah LDR Tetap Bisa Jadi Teladan, Kadis Faisal Karim Ajak Orang Tua Aktif Bangun Komunikasi

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Banggai, Faisal Karim, S.Sos., M.Si., kembali hadir menyapa Sahabat Insania melalui program Radio Talk pada Jumat pagi, 18 Juli 2025, pukul 09.00 WITA.

Dalam edisi kali ini, tema yang diangkat adalah “Ayah LDR: Tetap Bisa Jadi Teladan”. Tema ini mengangkat fenomena yang banyak terjadi di era modern, di mana seorang ayah harus menjalani hubungan jarak jauh (LDR) dengan anak-anaknya karena berbagai alasan seperti pekerjaan, pendidikan, atau penugasan dinas.

Faisal Karim menyampaikan bahwa menjadi ayah tidak selalu berarti harus hadir secara fisik setiap saat. Menurutnya, peran ayah sebagai teladan dapat tetap dijalankan dengan membangun komunikasi yang konsisten, penuh perhatian, serta menjadi sosok yang tetap hadir secara emosional dan spiritual meski terpisah oleh jarak.

BACA JUGA:  FEB Fun Run 2026 Sukses Digelar, Dekan Ucapkan Terima Kasih ke Para Sponsor
BACA JUGA:  905 Runner Ramaikan FEB Fun Run 2026

“Jarak bukan alasan untuk tidak terlibat dalam tumbuh kembang anak. Perhatian, nilai-nilai hidup, dan teladan bisa tetap diberikan melalui komunikasi yang hangat dan konsisten,” ujar Faisal dalam siaran tersebut.

Program ini menjadi ruang edukatif sekaligus inspiratif bagi para orang tua, khususnya ayah, agar tidak merasa kehilangan peran meskipun dalam situasi LDR. Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter dan mental anak.

BACA JUGA:  Ini Daftar Para Juara di FEB Fun Run 2026, Atep Jadi Tercepat Catatkan Waktu 16 Menit

Faisal berharap melalui kegiatan seperti ini, para ayah dapat termotivasi untuk terus aktif menjalin hubungan yang sehat dan positif dengan anak-anak mereka, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman. (*)