Banggaikece.id— Pemerintah Kabupaten Banggai bergerak cepat menata ulang manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM., AIFO, bersama Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Safrudin Hinelo, S.STP., M.Si., mendatangi langsung Kantor PDAM di Kelurahan Soho pada Selasa (8/7), setelah ia menonaktifkan Direktur dan tiga Direksi PDAM.
Langkah tersebut menindaklanjuti berbagai laporan masyarakat dan audit dari lembaga pengawasan. Amirudin menegaskan bahwa keputusan itu bukan bersifat sepihak, melainkan hasil evaluasi menyeluruh terhadap pelanggaran tata kelola perusahaan.
“Langkah ini tidak semena-mena. Banyak yang melanggar ketentuan. Saya mengacu pada laporan masyarakat, hasil pengawasan provinsi, dan audit BPKP. Kita harus segera membenahi semuanya,” tegas Amirudin saat menyampaikan arahan di hadapan jajaran PDAM.

Keuangan Goyah, Jabatan Bukan Titipan
Amirudin juga menyoroti kondisi keuangan PDAM yang nyaris kolaps. Ia menyebutkan bahwa pendapatan tak lagi mampu menutupi biaya operasional dan pembayaran gaji.
Ia meminta seluruh pegawai untuk kembali mengutamakan pelayanan dan menjaga profesionalisme. Ia juga melarang keras siapa pun menjadikan PDAM sebagai tempat titipan jabatan.
“Kalau ada yang melanggar aturan, langsung rumahkan. Saya tidak pandang bulu. Ini milik daerah, bukan milik pribadi atau kelompok,” tegasnya.
Untuk mengawali reformasi, Amirudin menunjuk Drs. H. Damri Dajanun, M.Si. sebagai Plt. Direktur PDAM, sambil menunggu evaluasi menyeluruh terhadap struktur organisasi. Ia meminta manajemen hanya mempertahankan pegawai yang benar-benar kompeten.
Air Siap Minum & Pembayaran Nontunai Jadi Target
Amirudin juga memaparkan rencana strategis Pemkab Banggai untuk memperbaiki pengelolaan air. Ia berencana membangun waduk dan instalasi pengolahan air agar masyarakat bisa langsung mengonsumsi air PDAM tanpa perlu memasaknya.
Selain itu, ia juga akan mengubah sistem pembayaran pelanggan menjadi 100% nontunai, guna mencegah kebocoran anggaran dan menutup celah praktik kecurangan.
Pemerintah Siap Bangkitkan PDAM
Menutup kunjungannya, Amirudin menegaskan komitmen pemerintah untuk menyelamatkan dan mengembangkan PDAM demi kesejahteraan masyarakat.
“Air adalah kebutuhan dasar. Kalau perusahaan ini sehat, karyawannya juga akan sejahtera. Tahun ini, kita mulai melakukan perubahan besar-besaran,” pungkasnya. AGK





