Banggaikece.id – Dalam rangka memperkuat perlindungan terhadap anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah, menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di SMP Negeri 4 Totikum, Selasa, 24 Juni 2025.
Mengusung tema “Stop Bullying, Cegah Perkawinan Anak: Membangun Generasi Muda yang Kuat dan Berdaya”, kegiatan ini dihadiri oleh siswa-siswi, para guru, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, TP PKK, serta Koordinator dan Penyuluh KB Kecamatan Totikum.

Acara dibuka oleh Camat Totikum yang diwakili oleh Kasi Pembangunan Kantor Camat, Adin Tipomo, SH. Dalam sambutannya, Adin menyampaikan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
“Anak adalah anugerah sekaligus amanah yang akan menentukan masa depan bangsa. Maka sudah menjadi tanggung jawab bersama—orang tua, pendidik, tokoh masyarakat, hingga pemerintah—untuk melindungi mereka dari kekerasan, termasuk bullying dan perkawinan anak,” ujarnya.
Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber. Narasumber pertama, Kepala KUA Kecamatan Totikum, Abdi Wahab Pelong, memaparkan materi terkait Undang-Undang Perkawinan dan pentingnya peran keluarga serta masyarakat dalam mencegah perkawinan usia anak.
Narasumber kedua, Guru Bimbingan Konseling SMPN 4 Totikum, Opan Epa, S.Pd., menjelaskan dampak buruk bullying terhadap korban dan pelaku, serta pentingnya menciptakan budaya sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan, Perlindungan Khusus Anak, dan Pemenuhan Hak Anak Dinas P3AP2KB Bangkep, Dewi Masita, SH, dalam laporannya menyampaikan bahwa pencegahan bullying dan perkawinan anak membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada anak-anak dan masyarakat tentang bahaya bullying dan perkawinan dini. Ini adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi kuis berhadiah doorprize bagi siswa-siswi yang berhasil menjawab pertanyaan dari tim penyelenggara, yakni Bidang Perlindungan Hak Perempuan, Perlindungan Khusus Anak, dan Pemenuhan Hak Anak Dinas P3AP2KB Banggai Kepulauan. (Ram)





