Umum

IPARI Banggai Gaungkan ‘Gerakan Penyuluh Agama Cinta Bumi’, Bagikan Bibit Pohon ke Setiap Rumah Ibadah 

1151
×

IPARI Banggai Gaungkan ‘Gerakan Penyuluh Agama Cinta Bumi’, Bagikan Bibit Pohon ke Setiap Rumah Ibadah 

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id- Dalam rangka memperingati Hari Lahir ke 2 tahun, Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Banggai menggaungkan Gerakan Penyuluh Agama Cinta Bumi’ untuk melestarikan lingkungan halaman rumah ibadah.

Kegiatan peduli lingkungan yakni penanaman pohon buah-buahan di halaman rumah ibadah dan edukasi gerakan kerja bakti pada rumah ibadah ini berlangsung, Kamis 19 Juni 2025 di Masjid Agung An Nur Luwuk.

Puluhan peserta dari berbagai perwakilan rumah ibadah, baik masjid, gereja, pura dan wihara se-Kota Luwuk hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam laporannya, Ketua IPARI Banggai, Suhra mengatakan, gerakan Penyuluh Agama Cinta Bumi merupakan bagian dari program Kementerian Agama.

Di momentum peringatan hari lahir IPARI ke 2 tahun ini, dirangkaian dengan gerakan menanam pohon buah-buahan di lingkungan rumah ibadah.

Untuk aksi menanam pohon ini, IPARI Banggai mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura yang memberikan sumbangan 6.000 bibit. 

“Bibit pohon buah-buahan ini terdiri dari Alpukat, Jeruk, dan Mangga Arumanis. Kami juga bekerjasama dengan BMT Al Muhajirin,” katanya.

Gerakan menanam pohon ini kata dia, untuk mempercantik dan melestarikan lingkungan rumah ibadah di Kabupaten Banggai. Tentunya juga dapat bermanfaat bagi umat yang datang di rumah ibadah.

“Aksi penanaman pohon juga sebagai sarana edukasi. Dan ini juga bagian dari mendukung program Pemerintah Pusat hingga pemerintah daerah. Secara simbolis, nanti penanaman pohon akan dilaksanakan di tiga tempat yaitu Masjid Agung An Nur Luwuk, Gereja Bukit Zaitun dan Pura,” jelasnya.

Kasi Binmas Islam  Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Zainal Abidin, dalam sambutannya, mengatakan, kegiatan ini sebagai refleksi di ulang tahun IPARI.

“Menanam pohon buah-buahan, menegaskan bahwa bumi ini yang melindungi kita. Cinta terhadap bumi, semua agama di muka bumi tentu mengajarkan itu, untuk menjaga keindahan lingkungan,” katanya.

Sementara itu, Kesubag TU Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Zulfan kadim , S. Ag, MH., memberikan apresiasi kepada IPARI Banggai yang mampu menjalin koordinasi sehingga mendapat dukungan penuh dari Dinas Tanaman Pangan Holtikultura. 

“Ini luar biasa ya, 6.000 pohon. Semua komponen harus mengambil peran dalam gerakan menanam pohon buah-buahan. Jumah 6.000 ini cukup banyak, harus direalisasikan dengan baik amanah ini,” katanya, sebelum melaunching Gerakan Penyuluh Agama Cinta Bumi’.

Ia berharap, bibit pohon buah-buahan yang ditanam dapat dipelihara dengan baik, sehingga nantinya dapat bermanfaat bagi umat.

Usai pembukaan, dilanjutkan dengan penyerahan bibit pohon ke perwakilan rumah ibadah, masjid, geraja, pura dan wihara. Kemudian secara simbolis, dilakukan penanaman pohon. 

Tak hanya itu, panitia juga menyalurkan bibit pohon buah-buahan ke pengurus Masjid dan Majelis Taklim yang hadir di acara tersebut. Setiap masjid mendapat tiga-enam bibit pohon buah.  (*)