Banggaikece.id- Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Agrowisata Bolo Paniki yang berlokasi di Desa Salodik Kabupaten Banggai, berhasil menciptakan produk olahan buah naga yang inovatif dan ekonomis, yaitu Keripik Naga Bolo Paniki.
Produk ini tidak hanya menjadi oleh-oleh khas Kabupaten Banggai, tetapi juga bisa menjadi solusi bagi petani buah naga yang sering mengalami over panen.
Keripik Naga Bolo Paniki dibuat dari buah naga segar yang dipanen langsung dari kebun-kebun lokal di Salodik dan Lenyek.
Proses pembuatannya yang sederhana tanpa penggorengan namun efektif membuat keripik ini tetap mempertahankan kandungan nutrisi dan rasa alami buah naga.

Pengelola UMKM Agrowisata Bolo Paniki, Suriadi Masloman mengatakan, bahwa Keripik Naga Bolo Paniki menjadi salah satu produk andalan mereka karena permintaan pasar yang terus meningkat.
“Kami sangat senang bisa membantu petani buah naga di daerah kami dengan memberikan nilai tambah pada produk mereka,” ujarnya.
Keripik Naga Bolo Paniki katanya sudah dipasarkan di berbagai tempat di Luwuk dan pusat oleh-oleh di Kabupaten Banggai.
“Oleh-oleh ini selain bisa didapatkan di tempat wisata Bolo Paniki juga ada di Golden Hill Luwuk, Total Mart, Galeri Oleh-Oleh Dinas Koperasi dan UMKM Banggai. Kalau di kota Palu ada di toko Mbo Sri, Toko Diana, Toko Kopi Jahe dan Toko Sri Rejeki,” sebut Suriadi.
Produk ini juga katanya, mendapat sambutan positif dari wisatawan yang berkunjung ke Salodik dan Lenyek.
Dengan adanya Keripik Naga Bolo Paniki, menurut lelaki yang hobi adventur itu, petani buah naga di Salodik dan Lenyek dapat meningkatkan pendapatan mereka dan mengurangi kerugian akibat over panen.
UMKM Agrowisata Bolo Paniki berharap produk ini dapat terus berkembang dan menjadi salah satu ikon wisata daerah Banggai. (*)





