BeritaNews

Warga Toili Akui Program Satu Juta Satu Pekarangan Belum Memberikan Manfaat

1670
×

Warga Toili Akui Program Satu Juta Satu Pekarangan Belum Memberikan Manfaat

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id – Warga yang berada di Kecamatan Toili dan Toili Jaya Kabupaten Banggai mengakui hingga saat ini program satu juta satu pekarangan yang menjadi andalan pemerintahan ATFM belum memberikan manfaat. Parahnya, program tersebut malah disebut baru sebatas wacana.

Seperti diketahui program satu juta satu pekarangan merupakan salah satu program andalan pemerintahan ATFM sejak terpilih dalam Pilkada 2020 silam. Program tersebut bahkan diklaim telah mampu mengentaskan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Banggai.

“Kalau kami disini tidak pernah ada, saya pikir ini program wacana saja,” kata sumber media ini di Toili.

BACA JUGA:  Polisi Bekuk Lima Terduga Pengedar Ribuan Pil THD di Lamala, 2 Diantaranya Perempuan

Menurut dia, kemungkinan program tersebut sedang dibahas untuk pelaksanaan di tahun-tahun mendatang.

BACA JUGA:  Masya Allah, Sehari Terkumpul Donasi Rp77,6 Juta untuk Adik Khadafi, Korban Laka Maut di Batui

Selain tidak tersosialisasi dengan baik, program satu juta satu pekarangan juga tidak memiliki desain yang matang. Program unggulan tersebut bahkan dalam forum perangkat daerah yang membahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 mendatang, sudah tidak menjadi topik pembahasan.

Kabarnya, program satu juta satu pekarangan tersebut telah diubah dengan program lain, seperti Germas.

BACA JUGA:  Dua Siswi Kakak Beradik Asal SMAN 2 Luwuk Raih Juara 1 dan 2 di FEB Fun Run 2026

Anggota DPRD Kabupaten Banggai, Irwanto Kulap dalam berbagai media menjelaskan program satu juta satu pekarangan sudah berganti nama dan bentuk pelaksanaan.

Hanya saja, penjelasan politisi Golkar itu justru semakin membenarkan bahwa program satu juga satu pekarangan tersebut benar-benar telah ditiadakan dan berganti menjadi program lain (*)