BeritaDaerahNews

Puluhan Rumah di Resarna Balantak Selatan Banggai Dilanda Banjir 

801
×

Puluhan Rumah di Resarna Balantak Selatan Banggai Dilanda Banjir 

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id- Aparat Polsek Balantak terjun memantau di Desa Resarna Kecamatan Balantak Selatan, Kabupaten Banggai, yang terdampak genangan air pasca curah hujan yang terjadi pada Sabtu (8/3/2025).

Dari hasil pemantauan di lokasi tersebut, yang dilakukan pada pukul 17.30 Wita, terpantau genangan air sudah berangsur surut, yang awalnya sempat menggenangi rumah warga.

“Ada sekitar 80 rumah warga di Desa Resarna yang tergenang air, dengan ketinggian 30 – 50 cm,” kata Kapolsek Balantak, AKP Teddy Polii, Minggu (9/3/2025.

BACA JUGA:  Masya Allah, Sehari Terkumpul Donasi Rp77,6 Juta untuk Adik Khadafi, Korban Laka Maut di Batui

AKP Teddy menjelaskan, sumber air diperkirakan berasal dari daerah Gunung  yang berada di Desa Resarna, Balantak Selatan.

“Untuk Desa Resarna, hampir setiap musim penghujan, mengalami genangan air lantaran berada di daerah rendah,” ujar Kapolsek. 

Di samping itu lanjutnya, faktor yang menyebabkan terjadinya luapan air ke rumah-rumah warga di desa tersebut lantaran kurang lancarnya sistem drainase, sehingga air menumpuk atau tertampung naik ke jalan atau ke halaman rumah warga.

BACA JUGA:  Polisi Bekuk Lima Terduga Pengedar Ribuan Pil THD di Lamala, 2 Diantaranya Perempuan

Dari hasil monitoring di lapangan secara umum, sampai dengan saat ini belum ada korban jiwa dan kerugian materiil di perkirakan capai Rp 50 Juta.

“Kita juga sudah berkoodinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan, serta instansi terkait dalam hal tanggap bencana, apabila terjadi banjir yang lebih besar,” katanya. 

BACA JUGA:  Dua Siswi Kakak Beradik Asal SMAN 2 Luwuk Raih Juara 1 dan 2 di FEB Fun Run 2026

Ditambahkannya, pihaknya juga mengimbau warga untuk selalu waspada, dan mengungsi ke tempat yang lebih aman, apabila sewaktu-waktu terjadi banjir susulan.

“Mereka diimbau untuk selalu waspada dan mengungsi, jika curah hujan semakin tinggi dan tak kunjung berhenti,” tutup mantan KBO Sat Reskrim Polres Banggai itu. (*)