Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerahNews

Tiga Hari Air PDAM Mati, Warga BTN Bukit Mambual Resah, Untung Ada Damkar

1761
×

Tiga Hari Air PDAM Mati, Warga BTN Bukit Mambual Resah, Untung Ada Damkar

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id- Sudah tiga hari, distribusi air bersih jaringan PDAM Banggai khususnya BTN Bukit Mambual Regency mati. Kondisi ini pun membuat warga resah karena tidak adanya air bersih.

Krisis air bersih di perumahan dan sekitarnya ini dipicu karena adanya kerusakan pada jaringan air PDAM. Sejumlah pipa PDAM disebutkan mengalami kerusakan.

Atas kondisi krisis air bersih, membuat masyarakat di BTN Bukit Mambual harus membeli air dari mobil tangki, yang tarifnya lumayan tinggi hingga Rp70 ribu per kubik.

BACA JUGA:  Satlantas Polres Bangkep Kawal Arus Lalin Sholat Idulfitri 1447 H, Ibadah Berjalan Aman dan Lancar

Selain memesan mobil tangki swasta, warga juga berupaya meminta bantuan ke petugas Pemadaman Kebakaran (Damkar) untuk distribusi air bersih.

BACA JUGA:  Polres Bangkep Amankan Sholat Idulfitri 1447 H di Delapan Titik Bulagi, Situasi Kondusif

Lewat Damkar Banggai, warga bisa patungan dengan harga yang lebih hemat. Dalam satu tangki, diberi tarif Rp200 ribu yang bisa dibagi untuk empat warga.

BACA JUGA:  Diikuti Ratusan Jamaah, Masjid Al Fattah BTN Bukit Mambual Sukses Gelar Sholat Idul Fitri 

Terkait kerusakan yang menyebabkan matinya distribusi air bersih, saat ini petugas PDAM Banggai terus menggenjot melakukan perbaikan.

“Masih terus dikerja, sisa 1 pipa lagi (perbaikan air PDAM),” kata pihak developer memberikan informasi di grup WhatsApp, Senin 16 Desember 2024. (*)