BeritaDaerahNewsPendidikan

Kisah Haru Nurfaiza, Rawat Sang Ayah Saat Hadapi Skripsi dan Kini Ditinggal Selamanya

689
×

Kisah Haru Nurfaiza, Rawat Sang Ayah Saat Hadapi Skripsi dan Kini Ditinggal Selamanya

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id- Nurfaiza bersama 177 lulusan lainnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unismuh Luwuk Banggai atau UMLB, dikukuhkan sebagai sarjana dalam acara Yudisium dan Ramah Tamah, Sabtu 30 November 2024 bertempat di Hotel Santika Luwuk.

Setelah dikukuhkan, Nurfaiza pun kini berhak menyandang sarjana akuntansi (A.Ak) dengan predikat IPK 3,51.

Meraih gelar sarjana, perjalanan Nurfaiza dalam mengarungi perkuliahan selama empat tahun, begitu banyak rintangan dan cobaan.

Gadis kelahiran Kota Luwuk, 21 Mei tahun 2002 ini merupakan buah hati dari pasangan Alm. Winarto Goyogut, S.Pd dan Fitriyani A. Saeng, S.Pd.

Memiliki motto hidup, Allah SWT tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia bercita-cita, memuliakan orangtua tercinta.

BACA JUGA:  Geger, Wanita Lansia Ditemukan Tewas Terapung di Saluran Irigasi Simpang Raya

Menyelesaikan studi, bagi Nurfaiza bukanlah hal yang mudah. Ia harus menjalani cobaan hidup yang berat di tengah-tengah perjuangan akademiknya. 

Saat sedang mempersiapkan ujian skripsi, Nurfaiza juga harus membagi waktu untuk merawat ayahnya yang terbaring sakit. 

Situasi ini memberikan tekanan luar biasa, terutama terkait ketersediaan biaya untuk kebutuhan hidup keluarga.

Dalam kondisi serba sulit, Nurfaiza bahkan harus merelakan kendaraan roda dua yang telah menemaninya bertahun-tahun untuk dijual. Hasil penjualannya digunakan untuk biaya pengobatan sang ayah serta penyelesaian studi. 

BACA JUGA:  Bertabur Doorprize, FEB Unismuh Luwuk Sukses Gelar FEB Fun Run 2026

Meskipun penuh tantangan, Nurfaiza berhasil menyelesaikan ujian skripsi dengan baik dan kini sukses menyandang gelar sarjana.

Namun, kebahagiaan tersebut dibayangi oleh kesedihan mendalam. Berapa tidak, hanya beberapa hari setelah ujian skripsi, sang ayah, Winarto Goyogut, S.Pd, berpulang ke pangkuan Ilahi. 

Allah SWT telah menakdirkan bahwa ayahnya hanya dapat menemani hingga akhir perjuangan skripsi dan memastikan keberhasilan anaknya dalam menyelesaikan pendidikan. 

Sayangnya, sang ayah tidak sempat menyaksikan momen bahagia ketika Nurfaizah dinobatkan sebagai seorang sarjana.

Kesabaran yang begitu luar biasa, Nurfaiza pun mendapat apresiasi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Luwuk.

BACA JUGA:  905 Runner Ramaikan FEB Fun Run 2026

Nurfaiza mendapatkan penghargaan, sebagai pejuang skripsi terbaik. Atas kesabarannya menghadapi cobaan, Ia mampu menyelesaikan kuliah.

Berhasil menyandang gelar sarjana, Nurfaiza  mengungkapkan pesan untuk sang ayah tercinta yang telah menghadap sang pencipta.

“Untuk ayahanda tercinta, Alm. Winarto Goyogut, S.Pd, terima kasih atas kasih sayang yang ayah berikan selama ini. Semoga Allah memberikan tempat terbaik untuk ayah di sisi-Nya,” katanya.

“Nurfaiza akan berusaha menjadi anak yang sukses, seperti yang ayah harapkan. Nurfaizah juga akan menggantikan posisi ayah sebagai tulang punggung keluarga untuk ibu dan adik-adik. Aamiin,” tandasnya. (*)