Banggaikece.id- Kementerian Pariwisata Republik Indonesia ( RI ), Deputi Bidang Produk Wisata dan penyelenggara kegiatan (Event), melaksanakan Kurasi Karisma Event Nusantara ( KEN )2025 terhadap daerah yang menyelenggarakan Festival atau event untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik event , sehingga dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai, Ismed M.Wardhana, S.STP,M.Si ., pada Jumat 08 November 2024, hadir mengikuti tahapan seleksi presentasi dan wawancara secara virtual untuk usulan Karisma Event Nusantara (KEN) 2025, bertempat di ruang kerja Kepala Dinas.
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari tahap seleksi administrasi dan pengajuan proposal yang telah dilalui oleh Dinas Pariwisata sebelumnya.
Pada tahap presentasi dan wawancara, setiap peserta diberi waktu 8 menit untuk memaparkan profil event, keunggulan dan potensi, sehingga event Festival Teluk Lalong menjadi event andalan yang terukur.
Sementara untuk proses wawancara diberi waktu 10 menit oleh tim kurator.
Kegiatan tersebut dijadwalkan tampil pada hari ini bersama enam kabupaten lainya se-Sulawesi Tengah yakni:
1. Festival Tampo Lore Kabupaten Poso
2. Festival Tumbe Kabupaten Banggai Laut.
3.Festival Danau Lindu Kabupaten Sigi
4.Festival Danau Poso Kabupaten Poso
5.Festival Pesona Buol Kabupaten Buol.
6. Festival Teluk Tomini Kabupaten Parimo.
Sementara untuk Kabupaten Banggai sendiri, event yang diseleksi untuk masuk KEN 2025, yakni Festival Teluk Lalong.
Dalam sesi ini, Kadis Pariwisata Banggai, Ismed mempresentasikan profil serta dampak positif Festival Teluk Lalong bagi ekonomi kreatif dan pariwisata lokal.
“Kami optimis Festival Teluk Lalong dapat terpilih sebagai bagian dari KEN 2025. Ini akan menjadi kesempatan besar untuk memperkenalkan Pariwisata Kabupaten Banggai di tingkat nasional maupun Internasional serta mampu menarik kunjungan wisatawan lebih luas,” ujar Kadis.
Dengan persiapan matang, Kabupaten Banggai berharap Festival Teluk Lalong mampu lolos tahap ini dan masuk dalam KEN 2025, sehingga menjadi ikon pariwisata yang semakin memperkuat daya tarik dan kebanggaan daerah. Fry/*