Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerahNews

Hore! Bupati Amirudin Naikan Honor Kader Pembantu Pembina KB Desa di Banggai

1685
×

Hore! Bupati Amirudin Naikan Honor Kader Pembantu Pembina KB Desa di Banggai

Sebarkan artikel ini

Banggaikece.id– Bupati Banggai Amirudin mengapresiasi kerja-kerja para kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan Sub PPKBD dalam mengatasi masalah stunting (tengkes) di Kabupaten Banggai. 

Pengabdian mereka dinilai kurang sepadan dengan honorarium yang diterima. Untuk itu, Bupati Amirudin akan menambah besaran honorarium para kader PPKBD.

“Insyallah, kita akan akomodir tambahan honorarium untuk ibu-ibu sebagai ujung tombak dalam mengatasi permasalahan stunting di desa masing-masing. Tambahannya sebesar Rp200 ribu,” ujar Bupati Amirudin saat menghadiri rapat koordinasi bersama kader PPKBD/Sub PPKBD, Selasa (23/7/2024), di Hotel Estrella, Luwuk Selatan.

BACA JUGA:  Futsal Ramadhan Cup II Smanda Luwuk Resmi Berakhir, Alumni 2013 Keluar sebagai Juara

Selama ini, kader PPKBD menerima honorarium sebesar Rp150 ribu. Hal itu, kata bupati, merupakan upaya pemda menurunkan prevalensi stunting hingga 14 persen di akhir tahun 2024.

BACA JUGA:  PJU Polda Sulteng Cek Kesiapan Operasi Ketupat Tinombala 2026 di Banggai Kepulauan

“Kita punya cita-cita besar di tahun 2045 adalah mencetak generasi Emas untuk bangsa Indonesia,” kata Bupati Amirudin.

Pada kesempatan itu, Kepala P2KBP3A Banggai Faisal mennyampaikan, pihaknya telah mendata sebanyak 56.641 keluarga berisiko stunting berdasarkan sejumlah kategori, yaitu : pasangan usia subur (PUS), ibu hamil, keluarga punya anak usia 0-23 bulan, keluarga punya anak 24-59 bulan, serta keluarga sasaran calon pengantin.

BACA JUGA:  Tabrak Pejalan Kaki di Nuhon, Pemotor dan Pejalan Kaki Dilarikan ke RSUD Luwuk

“Pendataan ini dilakukan bulan Januari sampai dengan Juni 2024 dan sedang menunggu hasil verifikasi BKKBN Pusat,” ujar Faisal.

Salah satu intervensi yang dilakukan Dinas P2KBP3A yakni berkolaborasi dengan TP-PKK Banggai melaksanakan program Dapur Sehat Atasi Stunting di sejumlah kecamatan. (*)