Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Example 728x250 Example 728x250
BeritaDaerahHukumNews

Polres Banggai Diversi Kasus Penganiayaan Melibatkan Anak di Bawah Umur

×

Polres Banggai Diversi Kasus Penganiayaan Melibatkan Anak di Bawah Umur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60 Example 468x60

BanggaiKece.Id- Unit IV PPA Sat Reskrim Polres Banggai melakukan diversi terhadap seorang anak di bawah umur yang diduga terlibat kasus penganiayaan.

Example 600x600

“Kasus yang melibatkan anak di bawah umur ini, Kamis (18/1/2024) kita diversi di ruang rapat Satreskrim,” kata Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Tio Tondy.

Proses diversi terhadap anak berhadapan dengan hukum diatur dalam Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak.

BACA JUGA:  Nilai Rasa dan Rasa Durian Lokal Bangkep yang Khas nan Istimewa

Yang memimpin kegiatan diversi adalah Kanit IV PPA Sat Reskrim Polres Banggai IPDA Herdi Son Tamaka, SH dan menghadirkan Bapas Luwuk, Pekerja Sosial Dinas Sosial Banggai, P2TP2A Banggai, Kades Bumi Beringin, korban, tersangka serta orang tua.

AKP Tio menjelaskan, anak di bawah umur (16 tahun) yang menjalani proses diversi tersebut diduga terlibat kasus penganiayaan di perempatan SMK Negeri 1 Luwuk, Kelurahan Karaton, Rabu (27/12/2024).

BACA JUGA:  Selamat! PLN Kembali Raih Best Green Loan Internasional Atas Akselerasi Transisi Energi

Ia diamankan Tim Resmob Tompotika Polres Banggai pada Rabu (10/1/24) di Desa Bumi Beringin, Luwuk Utara.

Kata Kasat, diduga melakukan penganiayaan terhadap korban AK (20) warga Kelurahan Luwuk, yang mengalami luka memar dan bengkak diwajah.

BACA JUGA:  TK Negeri Satu Atap Maahas Bagikan Ratusan Kotak Takjil Gratis untuk Pengendara

Kasat menambahkan tersangka dan pelapor sepakat menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan dan berdamai. Pelapor sudah tidak keberatan dan memaafkan perbuatannya.

Tersangka juga akan dilakukan pengawasan lebih dari orang tua bersama pihak Bapas Luwuk dan pemerintah desa, untuk merubah perilaku anak menjadi lebih baik.

“Kepada tersangka juga disarankan untuk dapat meneruskan jenjang pendidikan,” tukasnya. (*)

Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 600x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *